HEADLINENTBTERKINI

Good News !, PDAM Giri Menang Siapkan Proyek Air Bersih Jangka Panjang dari Bendungan Meninting

Mataram, NARASIMEDIA.NET — Upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pasokan air bersih di wilayah Mataram dan Lombok Barat terus dilakukan. PDAM Giri Menang memastikan proyek pemanfaatan air baku dari Bendungan Meninting akan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih masyarakat.

Direktur Utama PDAM Giri Menang  Sudirman menjelaskan, proyek transmisi air baku dari Bendungan Meninting telah masuk dalam rencana strategis nasional dan kini menunggu proses asistensi pemerintah pusat. Pembangunan jaringan pipa transmisi dijadwalkan dimulai pada tahun 2027, dilanjutkan dengan pembangunan instalasi pengolahan air pada 2028, dan ditargetkan mulai beroperasi tahun 2029.

Baca Juga : PT DIU Jadi Teladan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal di Proyek Strategis NTB

“Bendungan Meninting ini tidak bisa digunakan langsung karena merupakan air waduk. Harus ada proses pengolahan terlebih dahulu. Jadi setelah pipa transmisi selesai, baru dibangun instalasi pengolahan agar airnya layak digunakan,” ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat Di DPR Kota Mataram, Senin (20/10).

Menurutnya, proyek ini ditujukan untuk memperkuat pasokan air bersih di wilayah Mataram bagian utara dan Lombok Barat bagian utara, seperti Kecamatan Gunungsari dan Batu Layar, yang selama ini bergantung pada sumber air gravitasi dan debit alami.

“Dengan adanya jaringan baru ini, kebutuhan air di wilayah utara bisa terpenuhi tanpa menambah beban tarif masyarakat. Kami berkomitmen agar kebijakan air bersih tetap berpihak pada kepentingan publik,” katanya.

PDAM juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat ditawari kerja sama dengan tiga investor asing dari India, Australia, dan Korea. Namun, tawaran itu ditolak karena tarif air yang diajukan para investor 400 persen lebih tinggi dari tarif lokal yang berlaku.

Baca Juga : Aktivis Kritik Kartu Sumbawa Barat Maju: ‘KSB Maju Justru Pelihara Kemiskinan Struktural’

“Kami memilih menunggu dukungan pemerintah pusat karena itu lebih realistis dan tidak membebani masyarakat. Prinsip kami, air bersih harus tetap menjadi layanan publik, bukan komoditas bisnis,” tegasnya.

Selain memperkuat infrastruktur, PDAM juga tengah menyiapkan sistem penyimpanan dan distribusi tambahan untuk mengoptimalkan tekanan air di beberapa kawasan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transisi menuju sistem pasokan yang lebih stabil menjelang beroperasinya Bendungan Meninting.

“Kalau proyek ini tuntas, Mataram dan Lombok Barat akan lebih mandiri dalam penyediaan air bersih tanpa ketergantungan pada sumber luar. Ini investasi jangka panjang untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga : Soal Rokok Ilegal, Bea Cukai Mataram Klarifikasi Batasan Informasi Publik

Dengan rencana pembangunan tersebut, PDAM Giri Menang berharap masyarakat dapat memahami bahwa tantangan penyediaan air bersih memerlukan waktu, perencanaan matang, dan dukungan bersama antara pemerintah, perusahaan daerah, dan warga sebagai penerima manfaat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *