Maknai Idul Adha 1447 H, dr. Mamang Bagiansah Ajak Perkuat Kepedulian dan Ketahanan Kesehatan
Lombok Tengah, NARASIMEDIA.NET – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dinilai bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga ruang refleksi sosial untuk memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat secara kolektif.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, dr. Mamang Bagiansah, dalam ucapan Hari Raya Idul Adha 1447 H yang disampaikan kepada masyarakat Lombok Tengah, Jumat (24/5).
Menurutnya, semangat pengorbanan yang menjadi inti peringatan Idul Adha memiliki relevansi kuat dengan tugas pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan yang menempatkan keselamatan dan kemanusiaan sebagai prioritas utama.
“Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengabdian, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai itu juga menjadi fondasi dalam pelayanan kesehatan, bagaimana negara dan tenaga kesehatan hadir untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan yang layak dan manusiawi,” ujar dr. Mamang Bagiansah.

Ia mengatakan, penguatan solidaritas sosial menjadi penting di tengah tantangan kesehatan masyarakat yang terus berkembang, mulai dari isu gizi, sanitasi, hingga kesadaran hidup sehat di lingkungan keluarga dan komunitas.
Karena itu, momentum Idul Adha diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai ritual tahunan, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya membangun budaya saling peduli, termasuk dalam menjaga kesehatan bersama.
“Ketahanan kesehatan tidak hanya dibangun oleh fasilitas medis, tetapi juga oleh budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan kesadaran kolektif masyarakat,” katanya.
Dinas Kesehatan Lombok Tengah, lanjut dia, terus mendorong pendekatan pelayanan yang lebih humanis dan preventif, sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerah.
Di akhir pernyataannya, dr. Mamang Bagiansah menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah.
“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan menjadi energi sosial untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan kesehatan masyarakat yang lebih baik,” tutupnya.

