HEADLINENTBTERKINI

Dituding Terima Rp31 Miliar dari NTB Care, Zulkieflimansyah: “Audit Saja, Faktanya Tak Ada Aliran Dana”

Mataram, NARASIMEDIA.NET –  Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah, angkat bicara terkait beredarnya tuduhan bahwa dana program NTB Care mengalir hingga Rp31 miliar ke rekening pribadinya. Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar dan menyebutnya sebagai framing yang berpotensi menyesatkan publik.

Dalam pernyataannya di media sosial, Zulkieflimansyah mengaku awalnya enggan merespons isu lama. Namun, ia menilai klarifikasi perlu disampaikan agar tidak berkembang menjadi persepsi yang dianggap sebagai kebenaran. “Kalau tidak direspons, lama-lama orang bisa menganggapnya benar, apalagi jika dibingkai dengan tujuan tertentu,” tulisnya.

Ia juga menantang agar tudingan tersebut diuji melalui mekanisme resmi. “Kalau mau diaudit, audit saja. Tidak perlu diributkan,” tegasnya.

Zulkieflimansyah menyebut telah menghubungi mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB, Rizal Dilaga, untuk memastikan informasi yang beredar. Berdasarkan penjelasan yang diterimanya, tidak pernah ada penyaluran hibah hingga ratusan miliar rupiah kepada NTB Care seperti yang dituduhkan. “Yang ada hanya bantuan satu unit sepeda motor untuk operasional,” ujarnya mengutip keterangan tersebut.

Ia menjelaskan, NTB Care selama ini berperan sebagai gerakan sosial yang membantu masyarakat yang belum terlayani secara optimal oleh program pemerintah. Bentuk bantuan yang diberikan, kata dia, bersifat koordinatif, seperti membantu akses kursi roda melalui dinas sosial, fasilitasi penyeberangan gratis melalui dinas perhubungan, hingga komunikasi dengan pihak medis bagi warga yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan.

Menurutnya, narasi yang berkembang belakangan cenderung berlebihan dengan menggiring opini seolah terjadi praktik korupsi dalam skala besar. “Kok sekarang seakan-akan ada korupsi ratusan miliar,” katanya.

Ia juga menyinggung adanya kemungkinan pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan isu tersebut untuk kepentingan tertentu. Meski demikian, ia meyakini tudingan tersebut tidak berasal dari pimpinan daerah saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait lainnya mengenai tuduhan aliran dana tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *