Gejolak Timur Tengah, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Nasional Aman
Jakarta, NARASIMEDIA.NET –
PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Perusahaan menyatakan keselamatan pekerja dan keberlangsungan operasional menjadi prioritas utama melalui penguatan mitigasi risiko serta pemantauan intensif di wilayah terdampak.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan seluruh pekerja, operasional, dan armada yang berada di kawasan Timur Tengah terus dimonitor secara ketat. “Pertamina telah menyiapkan langkah mitigasi risiko serta memperkuat komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI, KJRI, dan otoritas setempat guna menjaga kelancaran operasional dan keamanan kru,” ujar Baron dalam keterangan resmi, Sabtu (1/3).
Baca Juga : NTB Tumbuh 3,22 Persen, Ekonomi Masih Bertumpu pada Sektor Rentan
Perseroan mengidentifikasi tiga unit bisnis strategis yang bersinggungan langsung dengan dinamika kawasan tersebut. Pertama, PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive yang menangani aktivitas pengangkutan energi global. Kedua, Pertamina Internasional EP (PIEP) yang menjalankan operasi hulu di Basra, Irak. Ketiga, Pertamina Patra Niaga yang bertanggung jawab atas pengadaan minyak mentah dan produk energi dari kawasan Timur Tengah.
Menurut Baron, koordinasi intensif dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di negara-negara terkait. Langkah ini untuk memastikan seluruh lini bisnis, mulai dari penyediaan minyak mentah hingga distribusi BBM dan LPG domestik, tetap beroperasi optimal dan terkendali.
Pertamina juga menyatakan telah melakukan diversifikasi sumber pasokan minyak mentah, produk BBM, dan LPG, baik dari produksi dalam negeri maupun berbagai negara mitra. Strategi ini dinilai memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan suplai di tengah ketidakpastian geopolitik global. Selain itu, optimalisasi operasional kilang domestik dilakukan untuk menjaga keseimbangan produksi dan distribusi energi nasional.
Baca Juga : Imbas Konflik Internasional, Dua Tanker Pertamina Terjebak di Teluk Persia
“Sebagai garda terdepan energi nasional, Pertamina memperketat pengawasan dan mengupayakan ketahanan pasokan crude, BBM, dan LPG tetap aman untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Baron. Perusahaan memastikan hingga saat ini kondisi pasokan energi nasional berada dalam status aman dan memadai. (red)

