HEADLINENTBTERKINI

Jelang Audit BPK-Perwakilan Provinsi NTB, Percakapan Pegawai Samsat UPPD Panda Bima Beredar, Diduga Bahas Pengondisian Potensi Temuan

Bima, NARASIMEDIA.NET — Sejumlah tangkapan layar percakapan internal yang diklaim berasal dari grup WhatsApp UPPD/Samsat Panda Bima mengindikasikan adanya pembahasan terkait pengelolaan pembayaran layanan yang diduga tidak seluruhnya tercatat dalam rekening resmi Samsat.

Dalam percakapan tersebut, beberapa pihak terlihat membahas penyeragaman jawaban apabila terdapat pertanyaan mengenai keberadaan rekening penampung tertentu. Salah satu arahan yang muncul dalam chat itu menyebut agar petugas cukup menyampaikan bahwa pembayaran dilakukan secara tunai atau melalui QRIS, tanpa menjelaskan detail rekening tujuan dana.

Baca Juga : Indikasi Jual Beli Pokir Lintas Dapil, Aktivis Tantang PUPR Buka DIPA

Percakapan juga memuat konteks antisipasi penetapan dan pemeriksaan, yang dinilai berkaitan dengan agenda pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPKP) Provinsi NTB dalam waktu dekat. Dalam chat tersebut, tersirat kekhawatiran akan adanya temuan, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam penyampaian informasi.

Selain itu, terdapat indikasi bahwa sebagian alur pembayaran diduga tidak masuk ke rekening resmi Samsat, melainkan dialihkan ke rekening lain. Praktik tersebut dalam percakapan disebut-sebut telah berlangsung sejak tahun 2023, meskipun klaim ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

Baca Juga : Dugaan Monopoli Proyek DAK Dikbud NTB 2022, PPK Diduga Kendalikan Penyedia

Rangkaian percakapan tersebut juga memuat koordinasi internal yang dapat ditafsirkan sebagai briefing sebelum pemeriksaan, termasuk pembahasan peran petugas dan pembatasan informasi yang boleh disampaikan ke pihak luar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *