Kasus Pembunuhan di Desa Monta Belum Terungkap, Keluarga Korban Nilai Aparat Lamban
Kabupaten Bima, NARASIMEDIA.NET — Kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Monta, Kabupaten Bima, hingga kini masih belum menemui titik terang. Sudah lebih dari sebulan berlalu, penanganan perkara tersebut dinilai keluarga korban belum menunjukkan perkembangan signifikan di tingkat Polres Bima.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu malam, 1 Desember, sekitar pukul 00.30 WITA. Dalam kejadian tersebut, dua warga menjadi korban penganiayaan berat. Satu korban, Ardiansyah, meninggal dunia, sementara satu korban lainnya, Bobby, hingga kini masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.
Keluarga korban kembali mendesak Polres Bima agar segera menangkap dan memproses para terduga pelaku yang disebut-sebut merupakan warga Desa Monta. Mereka menilai, lambannya penanganan kasus ini berpotensi memicu keresahan sosial dan ketegangan antarwarga.
“Sudah satu nyawa melayang dan satu lagi masih berjuang hidup. Kami meminta Polres Bima segera menangkap para terduga pelaku. Dari awal sudah ada saksi yang melihat langsung dan menunjuk siapa saja yang terlibat. Bukti-bukti juga telah kami serahkan. Lalu apa lagi yang ditunggu?” ujar Fajar, perwakilan keluarga korban.
Ia menegaskan, keterlambatan penanganan perkara justru berisiko memperburuk situasi keamanan di wilayah tersebut. Menurutnya, ketidakpastian hukum dapat memicu kemarahan masyarakat dan membuka peluang konflik yang lebih luas.
“Jangan sampai keterlambatan ini membuat hubungan antarwarga kembali memanas. Kami ingin keadilan, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Keluarga korban dan warga setempat juga berharap aparat kepolisian segera bertindak maksimal untuk mengamankan situasi, menangkap para pelaku, serta memberikan kepastian hukum. Langkah cepat dinilai penting guna mencegah eskalasi dan menjaga stabilitas keamanan.
Baca Juga : Polemik PT AWB Makin Pelik, Mantan Kades Tambora Beberkan Keresahan Sosial selama keberadaan perusahaan
Sementara itu, tokoh pemuda setempat menyerukan agar kasus ini tidak diabaikan. Ia meminta seluruh pihak tetap menjaga kebersamaan, sembari mendesak aparat penegak hukum menjalankan tugas secara profesional dan transparan.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru, Kapolres Bima mendapat arahan tegas untuk menangani kasus ini secara serius,” ujarnya.
Baca Juga : Sulit Kerja di Daerah, Perempuan Sumbawa Besar Terjebak Eksploitasi di Timur Tengah
Kasus ini kini menjadi sorotan publik di wilayah setempat. Keluarga korban menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga para pelaku ditangkap dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

