Kutip Pesan John F. Kennedy, Kabid Cipta Karya NTB Paparkan Filosofi Sumpah Pemuda bagi Aparatur Negara
Mataram, NARASIMEDIA.NET – Menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada Selasa, 28 Oktober 2025, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, M. Yulian Maryadi, menyerukan pentingnya menumbuhkan semangat pengabdian dan kebangsaan di kalangan aparatur muda.
Ia mengatakan pada media ini bahwa semangat pengabdian tersebut ia maknai melalui kutipan legendaris Presiden Amerika Serikat ke-35, John F. Kennedy:
“Jangan tanyakan apa yang bisa negara berikan untukmu, tapi tanyakan apa yang bisa kamu berikan untuk negaramu.”
Baca Juga : Legislator KSB Dalami Dugaan Penyelundupan Warganya ke Negara Konflik, Akan periksa Dinas dan Agen Terkait
Menurut Yulian, pesan itu menjadi pengingat kuat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk meneladani semangat para pemuda 1928 yang berikrar demi persatuan bangsa. “Makna Sumpah Pemuda adalah tentang tanggung jawab dan kontribusi. Bukan menunggu perubahan, tapi menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa semangat pengabdian ASN harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan sekadar rutinitas birokrasi. “Kita harus hadir dengan dedikasi dan integritas, membangun dengan hati, karena pekerjaan kita bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi membangun peradaban,” tegasnya.
Dalam momentum Sumpah Pemuda, Yulian juga mengajak ASN muda dan tenaga non-ASN di lingkungan Dinas PUPR NTB untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam pelayanan publik. “Semangat persatuan dan gotong royong para pemuda dahulu harus kita hidupkan kembali dalam konteks hari ini melalui kerja keras, kreativitas, dan loyalitas terhadap bangsa,” tambahnya.
Baca Juga : Perihal Tambang Ilegal Dekat Mandalika Hasilkan 3 kg Emas Sehari, Bupati Lombok Tengah Buka Suara
Ia menilai bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah, melainkan sumber energi moral bagi generasi penerus, termasuk dalam tubuh birokrasi. “Kita ingin ASN NTB menjadi bagian dari barisan pemuda yang bersatu, bangkit, dan tumbuh demi Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

