HEADLINE

Prof Dien Tegur Aktivis PPS Soal Langkah Kontra Produktif : ‘Perjuangan PPS Harus Fokus dan Terarah’

Mataram, NARASIMEDIA.NET  — Tokoh nasional asal Sumbawa, Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, menegur salah seorang aktivis Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) karena dinilai mengambil langkah yang kontra produktif terhadap perjuangan pemekaran wilayah tersebut.

Dalam perbincangan santai di kediamannya beberapa waktu lalu, yang juga dihadiri Sultan Sumbawa, Prof. Dien mengungkapkan bahwa aktivis itu terlalu meluaskan skema perjuangan dengan mengajak banyak daerah lain bersama-sama memperjuangkan daerah otonomi baru (DOB) masing-masing.

“Pemerintah pusat hampir mustahil memenuhi keinginan puluhan daerah otonomi baru dalam waktu bersamaan. Itu butuh biaya, tenaga, dan energi yang besar,” ujar Prof. Dien.

Baca Juga : Satpol PP Kota Mataram Berhasil Tarik Rp352 Juta Tunggakan Pajak ke Kas Daerah

Menurutnya, perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa sebaiknya difokuskan secara spesifik dan tidak dilakukan dengan cara yang justru memperlambat proses. “Cukuplah perjuangkan PPS saja, tidak perlu ribut-ribut yang justru merugikan kita semua,” tegasnya.

Prof. Dien juga menilai, pendekatan paling efektif untuk mendorong percepatan pengesahan PPS adalah melalui jalur top-down, yakni dorongan dari pemerintah pusat. “Kalau prosedur normal dari bawah ke atas sudah dilalui, dan diulang lagi, pasti panjang dan berbelit. PPS ini bukan proses baru, hanya tertunda karena moratorium. Yang perlu dilakukan adalah melobi agar penundaan itu dicabut,” ujarnya.

Ia menyampaikan teguran tersebut saat acara Silatulfikri 99 Tokoh Pulau Sumbawa di Pesantren Dea Malela bulan lalu. Dalam forum itu, aktivis yang dimaksud akhirnya mengalah dan menyatakan mengikuti pendekatan yang disarankan Prof. Dien.

Baca Juga : ASN Mataram Keluhkan Potongan TPP untuk Tiket MotoGP Mandalika

Menanggapi hal tersebut, aktivis perempuan Yuni Bourhany mendorong agar para politisi asal Nusa Tenggara Barat di tingkat pusat turut berperan aktif mempercepat pengesahan PPS.
“Sudah saatnya politisi kita di Senayan dan lembaga eksekutif menggunakan jalur diplomatis dan administratif untuk memperjuangkan PPS. Semua syarat sudah lengkap, tinggal kemauan politik untuk memperjuangkannya secara efektif,” ujar Yuni.

Menurutnya, dorongan dari tokoh-tokoh pusat seperti Prof. Dien dan dukungan politisi nasional asal NTB menjadi kunci agar aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa tidak kembali terpinggirkan. “Kami berharap ada keseriusan bersama untuk memperjuangkan PPS secara prosedural dan terarah,” ujarnya.

Redaksi NARASIMEDIA.NET

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *