NTBPENDIDIKANTERKINI

Sasak Literatif 2025 Ditutup, Literasi Jadi Gerakan Kultural di Lombok Utara

Lombok Utara, NARASIMEDIA.NET – Rangkaian kegiatan Sasak Literatif 2025 resmi berakhir dengan digelarnya Lokakarya Penulisan Cerpen bertema “Menulis Imajinasi, Menyuarakan Realita” di Aula Kantor Desa Bentek, Senin (6/10/2025).

Acara ini menjadi penutup dari empat kegiatan utama yang diselenggarakan Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Empat rangkaian kegiatan Sasak Literatif 2025 meliputi Workshop Pengelolaan TBM dan Komunitas Literasi, Seminar Literasi di Era Digital, Diskusi Komunitas Literasi, serta Lokakarya Penulisan Cerpen sebagai penutup. Seluruh kegiatan berlangsung sejak akhir September dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri atas pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), komunitas literasi, pelajar, mahasiswa, guru, dosen, dan masyarakat umum.

Baca Juga : Wujudkan  Pendidikan Inklusif, Pemkab Sumbawa Resmikan Sekolah Rakyat Dasar

Dalam lokakarya penulisan cerpen, Masdiyanto, S.IP, penulis asal Lombok Utara, tampil sebagai narasumber utama. Ia membagikan pengalaman kreatif dalam menulis cerpen serta mengajak peserta menjadikan tulisan sebagai medium menyuarakan realitas sosial melalui kekuatan imajinasi.

“Menulis cerpen bukan hanya soal menciptakan kisah, tetapi juga tentang menyuarakan realita yang kerap terabaikan. Imajinasi adalah jembatan menuju kesadaran sosial,” ujar Masdiyanto di hadapan peserta lokakarya.

Ketua Rumah Budaya Kembang Rampe sekaligus Penanggung Jawab Sasak Literatif 2025, Sandi Justitia Putra, S.I.Kom., M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil sinergi lintas lembaga dan komunitas dalam menumbuhkan ekosistem literasi di Lombok Utara.

“Sasak Literatif bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi ruang untuk menumbuhkan kesadaran budaya melalui literasi. Literasi harus hidup di tengah masyarakat sebagai gerakan kultural yang membangun,” ujarnya.

Baca Juga : LBH Komnas HAM Desak DPRD NTB Panggil BKD Soal Pengangkatan Kadis DPMPTSP Eks Napi

Penutupan kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Lombok Utara, H. Muhammad Najib, S.Pd., M.Pd., yang secara resmi menutup seluruh rangkaian acara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran komunitas literasi yang terus menumbuhkan semangat membaca dan menulis di masyarakat.

“Gerakan literasi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda. Pemerintah daerah akan terus mendukung inisiatif yang mendorong pendidikan berbasis budaya dan kreativitas,” tegas Najib.

Baca Juga : Media Lokal Kecam Kominfotik NTB: Kominfotik NTB gagal memahami esensi kemitraan Dalam Publikasi MotoGP

Melalui kolaborasi antara lembaga pemerintah dan komunitas, Sasak Literatif 2025 menjadi simbol semangat bersama dalam memperkuat budaya literasi di Lombok Utara. Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dan diharapkan menjadi inspirasi lahirnya masyarakat yang  cerdas, berdaya, dan berbudaya literasi. (Niss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *