Sebanyak 25 Siswa TK Ceria Serewe Ikuti Wisuda Angkatan Kedua
Lombok Timur, NARASIMEDIA.NET – Sebanyak 25 anak dari PAUD dan TK Ceria di Dusun Serewe, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, mengikuti prosesi wisuda angkatan kedua pada Sabtu (21/6/2025).
Prosesi berlangsung meriah di halaman sekolah, disaksikan langsung oleh orang tua siswa, para guru, tokoh masyarakat, pejabat desa, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur. Anak-anak tampil mengenakan toga mini dan mempersembahkan lagu-lagu nasional serta tarian daerah sebagai bentuk apresiasi atas pembelajaran yang telah mereka tempuh.

Kepala TK Ceria Serewe, Bambang, S.P., mengungkapkan rasa bangganya terhadap para siswa yang telah menyelesaikan tahap awal pendidikan mereka. “Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan anak-anak kita menyelesaikan satu tahap penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Semoga langkah mereka ke jenjang selanjutnya semakin lancar dan penuh semangat belajar,” ujarnya.
Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan orang tua atas komitmen dan dukungan selama proses pembelajaran. Ia menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan semangat belajar anak di masa depan.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Parhanudin, S.PD. turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.
“Anak-anak yang diwisuda hari ini adalah calon-calon pemimpin masa depan. Mereka inilah yang kelak akan menjadi bagian dari Generasi Emas 2045, ketika Indonesia genap 100 tahun merdeka. Maka, investasi terbaik yang bisa kita berikan hari ini adalah pendidikan yang holistik sejak usia dini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Parhanudin menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam proses pendidikan. “Iklim belajar yang baik tak bisa dibentuk hanya oleh guru di sekolah. Perlu sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang konstruktif,” katanya.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa mencetak anak-anak Indonesia yang unggul, tidak hanya secara intelektual, tapi juga secara emosional dan spiritual,” tutupnya (*)
Terkini :
Alih Fungsi Lahan Kian Parah, 18 Hektar Sawah Hilang di Desa Sesela Lombok Barat
PT AMNT Tak Kunjung Bayar DBH, HMI: Gubernur NTB Tidak Bertaring
Oknum POBSI Kota Mataram Diduga Lakukan Pemerasan, Pemilik Biliard Dimintai Tarif Fantastis
Salah Grebek Warga, Polsek Sanggar Dilaporkan Ke Propam Polda NTB

