HEADLINENTBTERKINI

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Lombok-Jakarta, Dishub NTB Siapkan Transportasi Darat untuk Penumpang Terdampak

LOMBOK TENGAH, NARASIMEDIA.NET -Sebanyak 17 penerbangan rute Lombok-Jakarta dan Jakarta-Lombok terdampak pembatalan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau dan penutupan sementara sejumlah bandara di Pulau Jawa.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB Drs. Ervan Anwar, M.M. mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, otoritas bandar udara (Otban) Wilayah IV, serta BMKG terkait dampak erupsi terhadap transportasi udara.

“Karena untuk urusan bidang transportasi udara kewenangan penuh (regulasi dll) ada di kementerian perhubungan (dirjen perhubungan udara),” kata Ervan saat dikonfirmasi, Senin.

Menurut Ervan, Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) telah menyiapkan layanan bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.

“Sebagai additional pihak Angkasa Pura Indonesia ZAM menyiapakan Service Recovery dan Customer Service pendamping untuk penumpang yg akan mengurus cancel flight dengan full refund atau rescheduling,” ujarnya.

Selain layanan refund dan penjadwalan ulang, Dishub NTB juga tengah memproses kebutuhan transportasi darat bagi penumpang yang terdampak.

“Diperlukan tranport darat (ini sdg dalam proses) krn perlu utk pengangkutan ke kota,” kata Ervan.

Sementara itu, Ervan meluruskan informasi mengenai pembatalan seluruh penerbangan menuju Pulau Jawa. Menurut dia, tidak semua bandara di Jawa mengalami pembatalan penerbangan.

“Tidak benar seluruh bandara di pulau Jawa cancel, yg cancel hanya CGK krn closed. Untuk YIA cancel krn tdk ada pesawat,” jelasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi Dishub NTB, sejumlah bandara lainnya masih dalam status siaga untuk menghadapi kemungkinan gangguan operasional akibat sebaran abu vulkanik.

“Abu vulkanik, sesuai Polygon arah angin ke selatan Jawa dan barat (Sumatra), bandara stby open disaster operation 24 Hours (Padang, Palembang, YIA, BPN, UPG, SUB, MDC),” ujar Ervan.

Ervan juga menyebut sejumlah bandara yang ditutup pada Senin, yakni Soekarno-Hatta (CGK), Halim Perdanakusuma (HLP), Husein Sastranegara (BDO), Radin Inten II (TKG), Curug Budiarto, dan Pondok Cabe.

Untuk Bandara Soekarno-Hatta, penutupan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Aidhil Philip Julian, hingga pukul 13.00 WITA terdapat 17 penerbangan yang terdampak pembatalan. Sebanyak sembilan merupakan penerbangan Lombok menuju Jakarta (LOP-CGK), sedangkan delapan lainnya merupakan penerbangan Jakarta menuju Lombok.

Pembatalan tersebut terjadi setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat indikasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau.

Meski terdapat penerbangan yang terdampak, operasional Bandara Lombok disebut masih berjalan normal. Penumpang terdampak telah mendapat informasi dari pihak bandara dan maskapai serta diberikan pilihan refund maupun reschedule.

“Menyusul kondisi terkini, para penumpang yang terdampak penerbangannya telah diberikan update situasi dan edukasi baik oleh pihak customer service bandara maupun maskapai serta diberikan pilihan untuk mengajukan refund maupun reschedule atas penerbangan terdampak,” kata Aidhil.

Pihak bandara juga mengimbau calon penumpang untuk terus memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai.

“Sehubungan dengan adanya sebaran abu vulkanik akibat letusan Anak Gunung Krakatau, kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat untuk memperhatikan informasi jadwal penerbangan terbaru dari maskapai,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *