Tali Asih Eks Honorer NTB Dipertanyakan, Penerima Mengaku Dana Belum Masuk Rekening
Mataram, NARASIMEDIA.NET – Klaim pencairan tali asih bagi ratusan eks honorer Pemerintah Provinsi NTB mulai menuai sorotan. mantan tenaga honorer mengaku hingga kini dana jasa pengabdian yang sebelumnya disebut mulai dicairkan belum masuk ke rekening penerima.
Salah satu eks honorer Pemprov NTB yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan informasi yang beredar di media mengenai pencairan bantuan tersebut. Ia menilai narasi yang dibangun seolah seluruh dana telah diterima oleh para mantan honorer.
“Katanya tali asih hari Rabu 20 Mei sudah dicairkan, faktanya sampai hari ini tidak ada masuk ke rekening kami,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (24/5/2026).
Ia bahkan menyindir pemerintah lebih sibuk membangun citra dibanding memastikan realisasi pembayaran kepada para penerima manfaat.
“Sibuk pencitraan kali ya gubernur ini di media sosial, membuat narasi seolah-olah tali asih ratusan tenaga honorer yang di-PHK sudah dicairkan,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTB melalui Biro Kesra Setda NTB menyatakan tali asih bagi 394 mantan honorer mulai dicairkan melalui Bank NTB. Bantuan sebesar Rp3,5 juta per orang itu disebut sebagai tindak lanjut janji Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, saat peringatan HUT NTB pada Desember 2025 lalu.
Kepala Biro Kesra Setda NTB, H. Amir sebelumnya mengatakan proses pencairan dilakukan secara bertahap sesuai kelengkapan administrasi masing-masing penerima.
“Kalau sudah ada yang lengkap kita langsung proses pembayaran,” ujarnya.
Amir menjelaskan dari total 518 honorer yang diberhentikan, hanya 394 orang yang memenuhi syarat menerima tali asih setelah melalui proses verifikasi.
Meski demikian, munculnya pengakuan dari sejumlah eks honorer memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana realisasi pencairan bantuan tersebut telah berjalan di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lanjutan dari pihak Pemprov NTB terkait keluhan penerima yang mengaku belum menerima transfer dana tali asih tersebut.
Hingga berita ini dipublish, Kepala Biro Kesra Pemprov NTB, H. Amir, S.Pd., M.M. belum menjawab upaya konfirmasi redaksi.

