Ketua BMI Demokrat Kota Mataram Badruttamam Ahda Genjot Ekosistem Pemuda Produktif di 100 Hari Awal
Foto : Ketua DPC BMI Kota Mataram H. Badruttamam Ahda menerima SK dari Ketua Umum BMI Farkhan Evendi.
Mataram, NARASIMEDIA.NET – Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan tujuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bintang Muda Indonesia (BMI) Partai Demokrat se-Nusa Tenggara Barat di Kota Mataram, Kamis (23/4/2026), tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum penegasan arah gerak di tingkat daerah. Di Kota Mataram, Ketua DPC BMI, H. Badruttamam Ahda, Lc, menempatkan rekrutmen dan pemberdayaan pemuda sebagai prioritas utama dalam 100 hari pertama kepengurusan.
Badruttamam menyatakan, pihaknya akan membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk bergabung tanpa persyaratan yang kaku. Fokus utama organisasi, kata dia, adalah membentuk karakter dan kapasitas generasi muda agar memiliki peran nyata di tengah masyarakat.
“Yang penting mereka punya kemauan untuk berkembang dan berkontribusi. Kita ingin membangun pribadi anak muda yang bermanfaat, baik di tingkat kota, kabupaten, maupun provinsi,” ujarnya.
Baca Juga : Yuni Bourhany Beri klarifikasi soal Penyebaran Nomor Gubernur NTB : ‘Amanat UU KIP’
Ia menambahkan, potensi generasi muda di Kota Mataram dinilai sangat besar, terutama dalam menghadapi momentum bonus demografi. Menurutnya, sektor wirausaha, teknologi, hingga perkembangan kecerdasan buatan (AI) menjadi peluang yang harus direspons dengan pendekatan pembinaan yang tepat.
Dalam kerangka itu, BMI Mataram tengah menyusun program bersama DPD BMI NTB dan DPC lainnya, termasuk pelatihan keterampilan dan penguatan kapasitas kader. Upaya ini juga diarahkan untuk membuka akses peluang kerja, termasuk melalui pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Anak muda butuh arahan dan ekosistem yang mendorong etos kerja. Kita ingin hadir di situ, menciptakan ruang agar mereka bisa berkembang dan mendapatkan peluang,” kata Badruttamam.
Selain itu, BMI Mataram membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, hingga sektor swasta. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program pemberdayaan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan.
Baca Juga : Wacana Perluasan Wilayah Mataram ke Lombok Barat Muncul Lagi
Dalam jangka menengah, BMI Mataram menargetkan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat basis kader sekaligus memastikan distribusi program berjalan lebih efektif.
Terkait dinamika sosial di Kota Mataram yang heterogen, Badruttamam menekankan pentingnya pendekatan dialogis dalam menjaga kondusivitas. Ia mengingatkan kader agar mengedepankan musyawarah dalam menyikapi perbedaan, serta menghindari sikap konfrontatif.
“Kita dorong kader untuk tidak bersikap frontal atau anarkis. Musyawarah harus menjadi jalan utama dalam menyelesaikan persoalan,” ujarnya.
Baca Juga : Wacana Relaksasi AMNT Diuji, Regulasi Syaratkan Kahar untuk Ekspor Konsentrat
Sebagai informasi, pelantikan BMI se-NTB ini dihadiri Ketua Umum BMI Farkhan Evendi, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor selaku Ketua Dewan Pembina BMI, serta sejumlah tokoh Partai Demokrat di tingkat pusat dan daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi dalam memperkuat struktur dan basis politik menuju Pemilu 2029.

