Bale Mentaram Karya PT Damai Indah Utama Tuai Apresiasi Publik
Mataram, NARASIMEDIA.NET – Pembangunan Bale Mentaram sebagai gedung baru Kantor Wali Kota Mataram yang dikerjakan oleh PT Damai Indah Utama (DIU) mendapat respons positif dari masyarakat. Apresiasi tersebut banyak disampaikan melalui berbagai lini masa media sosial, terutama Facebook, setelah bangunan mulai diperkenalkan ke publik.
Sejumlah warganet menilai kehadiran Bale Mentaram menghadirkan wajah baru pusat pemerintahan Kota Mataram. Akun Ni Negah Windu dalam postingan official Facebook acount Pemerintah Kota Mataram menuliskan, “keren semakin HARUM,” sementara akun Wanone Zam berkomentar, “Kota Mataram semakin maju.” postingan tersebut meraup 270 an like warganet.
Komentar serupa muncul pada unggahan akun Info Lombok yang dikomentari Elhamim Lukman. Ia menilai perubahan fisik bangunan cukup signifikan dibanding kondisi sebelumnya. “Keren, kantor Wali Kota Mataram tidak lagi seperti kantor kelurahan yang sempit dan sumpek,” tulisnya.
Baca Juga : Pemprov NTB Perkuat Sinkronisasi Program Lewat High Level Meeting Kepala Daerah
Apresiasi juga disampaikan akun Owner Kopi Khas Lombok dengan komentar, “Alhamdulillah wa syukurillah, kantor Wali Kota Mataram bagus sekali.”
Pantauan di media sosial menunjukkan sebagian besar respons bernada positif, khususnya terkait desain arsitektur dan tampilan gedung yang dinilai lebih representatif sebagai pusat administrasi pemerintahan kota.
Direktur PT Damai Indah Utama, Kukuh Sugiarto, ST, sebelumnya menyampaikan bahwa pelaksanaan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara pekerjaan berjalan tepat waktu dan lancar.
“Alhamdulillah PHO berjalan tepat waktu dan berjalan lancar. Sesuai aturan, catatan PHO yang masuk dalam defect list akan disempurnakan selama masa pemeliharaan,” ujar Kukuh saat diwawancarai pada Rabu (7/1).
Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Petani Kopi Sembalun Melalui Program Sembalun Agro Coffee
Ia menjelaskan progres fisik pekerjaan telah mencapai 99,9 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan kondisi yang lazim pada tahap PHO karena masih terdapat pekerjaan minor yang bersifat penyempurnaan akhir.
“Capaian progres 99,9 persen adalah wajar karena masih ada penyempurnaan, terutama masalah pembersihan akhir,” katanya.
Kukuh menegaskan, seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengacu pada dokumen perencanaan yang telah ditetapkan, mencakup spesifikasi teknis, desain arsitektural, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).
“Sebagai kontraktor, DIU mengikuti semua yang ada dalam perencanaan, baik spektek, desain arsitektural, maupun MEP, karena konsultan perencana tentu telah mempertimbangkan dan menjamin ketahanan serta fungsi jangka panjang bangunan,” tuturnya.
Sebagai informasi, proyek pembangunan Bale Mentaram dimulai pada 7 Mei 2025 dengan nilai anggaran tahap pertama sekitar Rp58 miliar. Tahap ini berfokus pada pembangunan gedung utama dan telah rampung pada akhir Desember 2025, kemudian memasuki tahap uji coba pemanfaatan pada awal 2026.
Baca Juga : Apresiasi PS Daygun, Gubernur NTB Tegaskan Komitmen Bangun GOR dan Kampus Negeri di KLU
Secara keseluruhan, proyek direncanakan menggunakan skema multiyears dengan proyeksi total anggaran sekitar Rp240 miliar. Tahap kedua yang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp60 miliar direncanakan dimulai paling lambat Juni 2026 untuk menyelesaikan pembangunan sayap kiri dan kanan gedung serta fasilitas pendukung lainnya. Target akhir penyelesaian keseluruhan proyek diproyeksikan hingga 2028.
Dengan selesainya tahap pertama, Bale Mentaram kini menjadi bagian dari penataan kawasan Kantor Wali Kota Mataram yang diharapkan dapat menunjang pelayanan publik secara lebih optimal. (red)

