HAPPENINGHEADLINENTBTERKINI

Tak Puas Dengan Polda Dan DPRD NTB, Amarah Masyarakat Meluas ke Daerah : Seruan Aksi 1 September

Mataram, NARASIMEDIA.NET – Setelah aksi besar yang berujung pada pembakaran gedung DPRD NTB, bara kemarahan masyarakat kini merembet ke sejumlah daerah. Seruan aksi lanjutan tersebut tersebar lewat poster ajakan unjuk rasa yang beredar luas di media sosial.

Di Kabupaten Bima, Koalisi Masyarakat Bima menyerukan demonstrasi pada Senin, 1 September 2025, dengan titik aksi di depan kantor DPRD. Sementara di Kabupaten Sumbawa Barat, Koalisi Masyarakat Sumbawa Barat berencana menggelar aksi pada hari yang sama di dua lokasi sekaligus: Polres KSB dan DPRD KSB.

Baca Juga : Pasca pembakaran, Properti Gedung DPRD NTB Perlahan Dijarah

Tak berhenti di sana, gelombang protes juga muncul di Lombok Utara. Aliansi Masyarakat Lombok Utara memastikan akan turun ke jalan pada Senin esok, dengan agenda utama mendesak Ketua DPRD Lombok Utara mundur dari jabatannya. Mereka juga menuntut pembongkaran dermaga di Dusun Selengen yang dinilai merugikan warga. Dua aliansi lain yang turut menyatakan sikap belum merinci tuntutan, namun menggarisbawahi bahwa aksi mereka adalah bagian dari rangkaian besar “reformasi jilid dua” yang terus digulirkan.

Baca Juga : Pasien Jantung Asal KLU Terlantar di Jakarta, Relawan Kritik Respons Simbolis Pemda

Sejauh ini, spanduk dan pernyataan sikap yang beredar menyebut setidaknya ada enam tuntutan utama yang menjadi garis besar aksi nasional. Enam tuntutan tersebut antara lain:

1. Menolak RUU KUHAP yang dianggap melegitimasi tindakan represif aparat.
2. Menghentikan intimidasi terhadap massa aksi.
3. Mengusut dan memberi sanksi tegas terhadap crew rantis (kendaraan taktis) penabrakan pengemudi ojek online.
4. Membebaskan aktivis yang masih ditahan.
5. Mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
6. Mendesak tindaklanjut tuntutan aksi bertanggal 25 Agustus 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *