EKONOMI DAN BISNISHEADLINENTBTERKINI

PDRB Anjlok, 97 Hari Ekonomi NTB Dibawah Iqbal-Dinda Melempem

Mataram, NARASIMEDIA.NET – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kepemimpinan Gubernur Lalu Muhammad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Damayanti Putri  proleh teguran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Teguran itu disampaikan setelah 97 hari masa pemerintahan mereka berjalan sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.

Teguran tersebut Tito sampaikan langsung dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025. Ia mempertanyakan penyebab anjloknya ekonomi NTB, padahal wilayah ini hanya terdiri dari dua pulau utama dan memiliki sumber daya alam yang melimpah.

“NTB saya sampai sekarang enggak terpikir ini, belum ketemu ini, Pak, kenapa pertumbuhan ekonominya bisa minus 1,47. Padahal cuma dua pulau utama,” ujar Tito di kanal YouTube Kemendagri RI, Selasa, 27 Mei 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Triwulan I 2025, ekonomi NTB mengalami kontraksi sebesar 1,47% secara tahunan (year-on-year) dan 2,32% secara kuartalan.

Kemerosotan ini disebabkan oleh stagnasi ekspor sektor pertambangan dan belum optimalnya pengelolaan anggaran daerah.

Sektor tambang yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi NTB, mengalami kelesuan sejak November 2024. Akibatnya, kontribusi sektor ini terhadap PDRB NTB yang sebelumnya mencapai lebih dari 20%, kini justru menjadi beban dalam struktur ekonomi.

Tak kalah serius, Kemendagri juga menyoroti lambannya realisasi anggaran pemerintah daerah, yang hingga April 2025 masih menyisakan dana mengendap sebesar Rp5,63 triliun : terdiri dari Rp3,11 triliun dari APBD dan Rp2,52 triliun dari pusat. (Febrian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *