Uncategorized

Di Balik Penggrebekan Gudang Samping Polsek Di Sumbawa, kodim Dan Astra Temukan Puluhan Dus Oli Palsu Siap Edar !

Sumbawa, NARASIMEDIA.NET – Aktivitas distribusi oli di sebuah gudang wilayah Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, menjadi sorotan setelah tim Intel Kodim 1607/Sumbawa bersama perwakilan perusahaan Astra melakukan pemeriksaan langsung Pada Kamis (22/5/2025). Penggrebekan tersebut disasar di Gudang yang berada di RT 01 RW 10, Dusun Kali Baru, Kelurahan Labuhan Sumbawa tepat di samping Polsek Labuan Badas pukul 17.00 WITA.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengecek legalitas produk oli yang beredar. Tim Intel Kodim sempat menghadapi keberatan dari pemilik gudang yang mempertanyakan identitas serta surat tugas mereka. Ketegangan mereda setelah dokumen resmi ditunjukkan dan pengecekan produk pun dilakukan.

Perwakilan Astra kemudian memindai barcode pada beberapa kemasan oli yang ada di gudang tersebut. Dari hasil pengecekan, ditemukan bahwa produk tersebut tidak terdaftar dalam sistem resmi milik Astra. Hal ini kemudian dilaporkan ke Polsek Labuan Sumbawa, yang diteruskan ke Polres Sumbawa.

Potret Oli Ilegal Hasil Penggrebekan Kodim 1607 Dan Astra Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa

Sekitar pukul 18.30 WITA, Pasi Intel Kodim turut hadir di lokasi. Menyusul kemudian aparat dari Polres Sumbawa, termasuk Kasat Intel, Kanit Intel, dan Kanit Tipiter, yang tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WITA untuk menindaklanjuti laporan yang telah masuk.

Namun demikian, menurut keterangan salah satu sumber di lapangan, perwakilan Astra sempat diminta untuk mempertimbangkan kembali laporan tersebut. Informasi ini disebutkan berkaitan dengan adanya permintaan dari pihak tertentu agar kasus tersebut tidak segera dipublikasikan.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan perkara ini.

Salah satu staf gudang menyampaikan bahwa dirinya merupakan pegawai baru dan sebelumnya bekerja di gudang serupa di Bali. Ia mengungkapkan bahwa gudang tersebut merupakan bagian dari jaringan distribusi yang lebih luas. “Ini satu bos dari Jakarta, dan gudangnya ada di banyak tempat,” katanya.

Dalam keterangannya, pihak Astra menyampaikan bahwa produk yang tidak terverifikasi melalui aplikasi resmi kemungkinan tidak diproduksi atau tidak disalurkan oleh jaringan mereka. “Kalau memang asli, pasti akan terdeteksi dalam sistem kami,” ujar salah satu perwakilan.

Pemeriksaan terhadap kemasan menunjukkan adanya ketidaksesuaian barcode dengan data sistem yang dimiliki Astra. Meskipun sempat terjadi perdebatan antara pihak distributor dan tim investigasi, proses pemeriksaan tetap dilanjutkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari Kapolres Sumbawa terkait tindak lanjut kasus tersebut.

Catatan Redaksi:

Penggunaan oli yang tidak sesuai standar dapat berdampak pada performa mesin dan keselamatan berkendara.

Masyarakat diimbau untuk memastikan keaslian produk melalui kanal resmi yang disediakan oleh produsen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *