Komunitas Puasa Sunah Unram Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Miskin Kota Mataram

MATARAM, NARASIMEDIA.NET – Komunitas Puasa Sunah dari Program Magister Ilmu Ekonomi Konsentrasi Ekonomi Islam Universitas Mataram (Unram) kembali menyalurkan bantuan sosial kepada warga kurang mampu di sejumlah titik di Kota Mataram, Rabu, 14 Mei 2025.
Bantuan berupa puluhan paket sembako itu berisi beras, minyak goreng, telur, mi instan, bumbu dapur, dan minuman seduh. Kegiatan ini merupakan agenda rutin komunitas sebagai wujud kepedulian terhadap persoalan sosial ekonomi masyarakat.

“Ini adalah bentuk pengabdian kami sebagai generasi akademis yang menekuni ekonomi Islam,” ujar Kurni, salah satu anggota komunitas.
Menurut dia, kegiatan serupa dilakukan setiap bulan dengan dana yang dihimpun dari donasi internal anggota. Ia berharap langkah kecil ini bisa menumbuhkan semangat berbagi di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.
Baca Juga :
Sementara itu, Aksol, anggota lainnya, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk implementasi langsung dari mata kuliah Ekonomi Keuangan Publik Islam. Salah satu sumber pembiayaannya berasal dari dana sedekah yang dihimpun bersama. “Kami tidak ingin berhenti pada tataran teoritis, tapi juga mengimplementasikan nilai-nilai keislaman secara nyata,” katanya.

Senada dengan Aksol, Maulida menilai kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang konkret bagi mahasiswa. Ia mengatakan, mahasiswa MIE Konsentrasi Ekonomi Islam dapat merasakan langsung proses berbagi dan pendistribusian kebutuhan pokok sebagai bentuk sedekah berjemaah yang berdampak sosial.
Di sisi lain, Yusi menegaskan bahwa apa yang dilakukan komunitas ini mencerminkan integrasi antara ilmu akademik dan aksi sosial yang berbasis spiritual. “Ini adalah bentuk nyata dari ilmu yang kami pelajari di kelas, diwujudkan dalam kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Komunitas Puasa Sunah digagas oleh Dr. H. M. Irwan H. Husain, M.P., dosen Program Magister Ilmu Ekonomi Unram. Komunitas ini dibentuk untuk mendukung penguatan ekonomi syariah melalui aktivitas sosial yang terstruktur dan berkelanjutan.

Dr. Irwan berharap komunitas tersebut dapat menjadi wadah konsisten dalam mengaktualkan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari. Ia mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan sosial sebagai penerapan langsung dari teori yang mereka pelajari. “Kami ingin komunitas ini menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus ruang berbagi yang memperkuat nilai-nilai sosial Islam,” tuturnya.
Baca Juga :
Ia menambahkan, komunitas ini juga dirancang sebagai laboratorium praktik ilmu ekonomi syariah. Tidak hanya bergerak di bidang sosial, ke depan komunitas akan mengembangkan unit Baitul Mal wa Tamwil (BMT) yang dapat mengelola modal umat menjadi lebih produktif dan memberdayakan masyarakat secara sistematis. “Inilah arah gerak jangka panjang kami,” ujarnya.
Komunitas ini pertama kali dibentuk pada Januari 2024 dengan anggota utama mahasiswa Program Magister Ilmu Ekonomi Konsentrasi Ekonomi Islam Unram. Sejak awal, komunitas ini dimaksudkan sebagai jembatan antara dunia akademik dan masyarakat. Gagasannya sederhana: menjadikan ilmu sebagai solusi nyata, sekaligus mendorong familiarisasi ekonomi syariah secara inklusif di tengah masyarakat.
Redaktur : Febrian | pewarta : Adit

