HEADLINENTBOPINITERKINI

Surya Ghempar: Dari Desa untuk Dunia


Oleh: Rudy Basanak

Mataram, NARASIMEDIA.NET – Di balik pegunungan Desa Madawau, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, NTB, tumbuh sosok pemuda yang kini menjadi inspirasi banyak orang: Surya Ghempar. Pemuda desa ini dikenal karena semangatnya yang tak pernah padam dan tekadnya untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Sejak kecil, Surya dibesarkan oleh orang tuanya dengan nilai-nilai kerja keras, kebersamaan, komitmen, dan kepedulian. Meski hidup dalam keterbatasan ekonomi, keluarganya tidak pernah menyerah dalam memperjuangkan pendidikan anak-anaknya. Mereka bekerja tanpa kenal lelah, melawan terik matahari dan dinginnya hujan, demi memastikan Surya dapat mengenyam pendidikan tinggi.

Surya pun menjawab perjuangan itu dengan prestasi. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan S1 dan kini tengah menempuh studi pascasarjana (S2) di Universitas Muhammadiyah Mataram. Di sela aktivitas kuliahnya, ia menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Media Dinamika Global.id, sebuah media cetak yang ia kelola dengan semangat membangun literasi dan edukasi positif bagi masyarakat.

Setiap hari, Surya berjalan menyusuri jalanan desa dan kota, membangun jejaring emosional dengan berbagai lembaga serta menyapa dan membantu warga sekitar. Bagi Surya, tindakan-tindakan kecil seperti ini bisa berdampak besar jika dilakukan dengan ketulusan.

Ia percaya bahwa kebahagiaan sejati hadir dari memberi. Prinsip ini ia pegang teguh dalam setiap langkah hidupnya. Bagi Surya, jejak yang ia tinggalkan bukan sekadar langkah fisik, melainkan warisan inspirasi yang diharapkan mampu mengubah cara pandang generasi muda.

Pernah suatu ketika, cibiran datang pada keluarganya karena menyekolahkan anak di tengah kesulitan ekonomi. Kalimat sinis seperti “kuliahkan anak tapi tak punya nasi” menjadi kenyataan pahit yang mereka hadapi. Namun, alih-alih menyerah, hal itu justru menjadi bahan bakar semangat untuk terus berjuang.

Kini, Surya Ghempar bukan hanya membanggakan keluarganya, tapi juga menjadi teladan bagi anak-anak muda desa lainnya. Ia membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan, melainkan jalan untuk menunjukkan bahwa dengan tekad dan kepedulian, kita bisa berpikir luas dan bertindak global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *