Kredit Perbankan NTB Melambat, Juli Hanya Tumbuh 2,10 Persen
MATARAM, NARASIMEDIA.NET –Penyaluran kredit perbankan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Juli 2026 tercatat tumbuh 2,10 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada triwulan II 2026 yang mencapai 3,76 persen.
Data Bank Indonesia menunjukkan, berdasarkan lokasi bank, penyaluran kredit di NTB pada Juli 2026 mencapai Rp76,64 triliun dengan pertumbuhan 2,10 persen (yoy).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Hario K. Pamungkas mengatakan perlambatan tersebut didorong oleh kontraksi kredit modal kerja dan perlambatan kredit investasi.
“Kinerja kredit yang melambat tersebut didorong oleh kontraksi kredit modal kerja dan perlambatan kinerja kredit investasi,” jelas Hario.
Sementara itu, jika dilihat berdasarkan lokasi proyek, penyaluran kredit di NTB hingga Juli 2026 tercatat sebesar Rp122,37 triliun atau tumbuh 4,37 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan kuartal II 2026 yang mencapai 11,59 persen.
Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami perlambatan. Pertumbuhan DPK NTB turun dari 4,45 persen (yoy) pada kuartal II 2026 menjadi 3,38 persen pada kuartal III 2026.
Perlambatan DPK tersebut dipengaruhi oleh penurunan giro dan tabungan pada periode laporan.
Data tersebut menunjukkan perkembangan penyaluran kredit dan penghimpunan dana perbankan di NTB hingga Juli 2026.

