Tower XL Berdiri Kurang dari Satu Meter dari Pagar Rumah Warga di Maluk, Warga Keluhkan Keamanan
SUMBAWA BARAT, NARASIMEDIA.NET –Keberadaan tower milik XL di Dusun Maluk Utara, Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, dikeluhkan warga. Warga mempersoalkan jarak tower yang disebut sangat dekat dengan permukiman.
Salah seorang warga, Jihad, mengatakan jarak tower dengan permukiman warga hanya sekitar satu meter. Bahkan, dari pagar rumah warga, jarak tower disebut tidak sampai satu meter.
“Jaraknya satu meter. Dari pagar tower tidak sampai satu meter,” kata Jihad.
Menurut Jihad, warga juga memiliki kekhawatiran terkait radiasi, trauma sosial, hingga risiko apabila tower mengalami kerusakan atau roboh. Warga juga mempertanyakan masa penggunaan atau umur teknis tower tersebut.
“Yang kami khawatirkan itu radiasi, trauma sosial, kemudian kalau towernya jatuh. Karena tower juga ada lifetime-nya,” ujarnya.
Jihad mengatakan, persoalan keamanan tower juga pernah terjadi sebelumnya. Saat hujan disertai petir, tower disebut pernah tersambar petir ketika belum tersedia penangkal listrik. Dampaknya, sejumlah peralatan elektronik milik warga mengalami kerusakan.
“Pernah ada insiden. Ceritanya waktu hujan dan petir, saat itu belum ada penangkal listriknya. Terkena petir, akhirnya barang elektronik di rumah-rumah warga rusak dan kemudian diganti,” katanya.
Warga berharap ada kesepakatan yang dapat memberikan jaminan terhadap sejumlah keluhan yang mereka sampaikan, termasuk aspek keamanan dan kompensasi.
“Harapan kita, minta dibuatkan MoU untuk menjamin apa yang menjadi keluhan kami. Dari tahun-tahun sebelumnya pastinya ada kompensasi dan keamanan,” ujar Jihad.
Jihad menyebut tower tersebut sudah berdiri sejak sekitar 2012. Saat itu, kondisi permukiman masyarakat sudah lebih dulu menempati lokasi tersebut sebelum adanya tower.
“2012, saat itu baru beberapa rumah,” katanya.

