Dikes Loteng Aktifkan BPJS Warga dalam 1×24 Jam
LOMBOK TENGAH, NARASIMEDIA.NET – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Tengah bergerak cepat menangani kendala kepesertaan BPJS Kesehatan seorang warga Batukliang yang terkendala perbedaan data domisili.
Dalam waktu 1×24 jam, tim Dikes Lombok Tengah berkoordinasi lintas sektor untuk mengurai persoalan administrasi tersebut sehingga kepesertaan BPJS warga dapat kembali aktif dan digunakan untuk mengakses layanan kesehatan.
Warga berinisial Ibu M. diketahui telah menikah dengan warga Batukliang, Lombok Tengah. Namun, data pada kartu tanda penduduk (KTP) yang masih tercatat di Nunukan, Kalimantan Utara, membuat proses kepesertaan BPJS sempat mengalami kendala.
Persoalan itu menjadi perhatian karena yang bersangkutan disebut memiliki indikasi penyakit kista dan membutuhkan akses layanan kesehatan dasar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, dr. Mamang Bagiansah, menegaskan persoalan administrasi tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan dasar.
“Kami tidak boleh membiarkan warga terhambat mendapat layanan dasar hanya karena persoalan administrasi. Dalam 1×24 jam tim kami mencari ‘benang kusutnya’ dan berkoordinasi dengan lintas sektor agar BPJS bisa langsung aktif dan bisa dipakai,” ujar Mamang.
Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari relawan kemanusiaan NTB, Kamarudin. Ia menyampaikan terima kasih kepada Dikes Lombok Tengah karena telah memberikan kemudahan kepada warga yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Saya mewakili keluarga dan relawan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Dikes Loteng. Sikap siaga dan tidak berbelit-belit ini sangat membantu warga yang sedang butuh pertolongan,” ungkap Kamarudin.
Selanjutnya, Ibu M. akan didampingi relawan untuk mengakses layanan kesehatan pada fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS.

