HAPPENINGNTBTERKINI

Diantar 100 Lebih Pendukung, Marzukin Fahri Resmi Daftar Calon Kades Goa dengan Berkas Lengkap

Sumbawa Barat, NARASIMEDIA.NET – Marzukin Fahri, S.Sy resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Goa,Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. untuk periode 2026–2034, Kamis (27/8/2026).

Pendaftaran Fahri di Kantor Desa Goa diiringi lebih dari 100 pendukung. Massa tersebut berasal dari sejumlah keluarga dan warga yang memberikan dukungan terhadap pencalonannya dalam kontestasi Pilkades Goa 2026.

Fahri menyebut kehadiran para pendukung tersebut bukan sekadar untuk meramaikan proses pendaftaran. Menurut dia, dukungan itu merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan jika nantinya dipercaya memimpin Desa Goa.

“Alhamdulillah yang mendampingi pendaftaran ini cukup rame, sekitar 100 lebih orang. Itupun yang 100 orang lebih ini hanya keterwakilan setiap keluarga dan masih banyak yang berhalangan hadir. Tapi yang paling penting bagi saya adalah bahwa ini amanah. Saya maju bukan untuk coba-coba,” ujar Fahri usai menyerahkan berkas kepada Panitia Pilkades.

Dalam proses pendaftaran, seluruh dokumen persyaratan Fahri dinyatakan lengkap oleh panitia berdasarkan verifikasi awal.

Fahri juga tercatat memiliki pengalaman enam tahun di pemerintahan desa. Ia menjabat sebagai Sekretaris Desa Goa pada periode 2020–2026. Selain pengalaman birokrasi, Fahri merupakan lulusan S1 dan menjadi salah satu kandidat termuda dalam Pilkades Goa yang diikuti tujuh bakal calon.

Dari sisi pengalaman organisasi dan profesional, Fahri pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), menjadi Ketua Senat Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang, serta memiliki pengalaman profesional sebagai HRD PT BISMA.

Pengalaman tersebut, kata Fahri, menjadi modal untuk memahami tata kelola pemerintahan desa, pengelolaan anggaran, pelaksanaan program, sekaligus kebutuhan masyarakat.

Pilkades Goa 2026 sendiri diikuti tujuh bakal calon dengan latar belakang yang beragam. Di antaranya terdapat dua mantan kepala desa, satu mantan anggota DPRD, dua mantan sekretaris desa, serta sejumlah calon yang memiliki pengalaman bekerja di sektor perusahaan.

Fahri mengaku optimistis menghadapi persaingan tersebut. Ia menegaskan pencalonannya tidak didorong semata-mata oleh popularitas, tetapi oleh pengalaman dan gagasan pembangunan yang ingin diterapkan di Desa Goa.

“Ini bukan tentang euphoria sesaat. Ini tentang bagaimana membangun Desa Goa tercinta menuju yang lebih baik. Saya maju karena punya data, punya pengalaman di pemerintahan, dan punya energi anak muda untuk eksekusi,” tegasnya.

Empat Program Prioritas

Dalam pencalonannya, Fahri mengusung visi “Goa Sejahtera dan Mandiri” dengan tagline “Generasi muda maju. Pertanian naik kelas. Wisata pantai jalan. UMKM melek digital.”

Ada empat program utama yang ditawarkan, yakni pengembangan pertanian dan peternakan berbasis digital melalui penyediaan sarana modern, akses permodalan dan pendampingan.

Kedua, pengembangan sektor pariwisata pantai dengan prinsip kelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Ketiga, mendorong UMKM lokal agar naik kelas dengan memperluas pemasaran produk warga melalui homestay, kafe pantai hingga marketplace.

Keempat, membangun pemerintahan desa yang transparan dan responsif dengan layanan administrasi yang cepat serta keterbukaan informasi anggaran yang dapat diakses masyarakat, termasuk melalui perangkat telepon seluler.

“Usia boleh muda, tapi pengalaman dan komitmennya serius. Desa ini butuh pemimpin yang paham sistem sekaligus berani buat inovasi,” kata Fahri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *