IHSG Turun 2,88% Hingga 6.409, Saham Amman (AMMN) Jadi Pemberat
Mataram, NARASIMEDIA.NET – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Sesi I (19/5/2026) mencatat pelemahan yang dalam. Hingga pukul 11:30 WIB, IHSG amblas 2,88% menyentuh posisi 6.409.
Volume transaksi tercatat mencapai 23,65 miliar saham yang amat didominasi oleh tekanan jual, dengan nilai mencapai Rp13,13 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,53 juta kali diperjualbelikan.
Adapun sebanyak 549 saham mengalami pelemahan, dan hanya 141 saham yang menguat. Sedangkan 122 saham stagnan.
Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan Sesi I di pagi jelang siang hari ini, termasuk saham big caps potensial, yaitu saham Amman Mineral (AMMN), saham MORA, hingga saham IMPC.
Saham-saham barang baku dan saham energi juga kompak turun. Kedua kumpulan saham tersebut turun masing–masing mencapai 7,17% dan 5,25%.
Baca Juga : Saham AMMN Anjlok 9 Persen, Kapitalisasi Pasar Susut di Tengah Tekanan MSCI dan Aksi Repo
Amblasnya IHSG yang begitu dalam merupakan sebab dari turunnya sejumlah saham big caps. Berikut diantaranya berdasarkan data narasimedia.net Selasa (19/5/2026).
1. Amman Mineral Internasional (AMMN) menekan 12,16 poin
2. Ekamas Mora Republik (MORA) menekan 11,9 poin
3. Chandra Asri Pacific (TPIA) menekan 11,21 poin
4. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menekan 7,97 poin
5. Merdeka Gold Resources (EMAS) menekan 7,77 poin
6. Bank Central Asia (BBCA) menekan 7,06 poin
7. Merdeka Copper Gold (MDKA) menekan 5,53 poin
8. Barito Renewables Energy (BREN) menekan 5,19 poin
9. Merdeka Battery Materials (MBMA) menekan 4,03 poin
10. Impack Pratama Industri (IMPC) menekan 3,8 poin. (Red)

