Sepuluh Bulan Iqbal–Dinda, Pemprov NTB Catat Sejumlah Capaian Pembangunan
Mataram, NARASIMEDIA.NET — Sepuluh bulan pertama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal–Dinda), diwarnai sejumlah capaian pembangunan lintas sektor. Pemerintah Provinsi NTB menyebut periode Februari hingga Desember 2025 sebagai fase peletakan fondasi awal di bawah visi NTB Makmur Mendunia.
Dalam rentang waktu tersebut, Pemprov NTB mencatat perbaikan pada sejumlah indikator makro ekonomi. Tingkat kemiskinan tercatat menurun hingga 11,78 persen, sementara laju inflasi dijaga tetap stabil di bawah 2,5 persen. Pemerintah daerah menilai capaian ini tidak terlepas dari penguatan ekonomi berbasis desa melalui program Desa Berdaya.
Pada sektor pertanian, NTB mencatat surplus produksi padi sebesar 2,1 juta ton. Nilai Tukar Petani (NTP) juga mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah NTB, yakni 128. Pemerintah daerah menyatakan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah, khususnya bagi masyarakat pedesaan di Pulau Lombok dan Sumbawa.
Baca Juga : Dinas PMD dan Inspektorat Bima Gelar Koordinasi Pengawasan Dana Desa
Di bidang birokrasi, Pemprov NTB memperoleh predikat “Sangat Baik” dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam penerapan sistem merit. Selain itu, ribuan tenaga non-ASN diselesaikan statusnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk lebih dari 3.600 tenaga yang mendapatkan kepastian kepegawaian.
Sektor kesehatan juga mencatat perkembangan. RSUD Manambai Abdulkadir di Sumbawa naik status menjadi rumah sakit tipe B. Sementara itu, angka prevalensi stunting di NTB dilaporkan turun hingga 13,5 persen berdasarkan evaluasi terbaru pemerintah daerah.
Pada sektor pariwisata, NTB mencatat kunjungan wisatawan mencapai 2,5 juta orang sepanjang 2025. Penyelenggaraan ajang MotoGP Mandalika kembali menjadi salah satu penopang utama pergerakan wisata dan ekonomi daerah, seiring dengan upaya peningkatan konektivitas udara.
Baca Juga : Gubernur NTB Resmikan Jalan Pototano, Jalur Logistik Sumbawa–Lombok Kembali Optimal
Sementara di bidang pengembangan sumber daya manusia, Pemprov NTB menyalurkan lebih dari 500 beasiswa pendidikan serta melakukan revitalisasi sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan sebagai bagian dari penyiapan tenaga kerja terampil.
Pemerintah Provinsi NTB menyatakan capaian tersebut belum sepenuhnya merepresentasikan seluruh kerja pembangunan yang berlangsung di berbagai sektor dan wilayah. Namun, berbagai program yang dijalankan disebut diarahkan pada satu tujuan utama, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Ke depan, Pemprov NTB menegaskan komitmen untuk melanjutkan agenda pembangunan dengan menekankan kolaborasi lintas pihak dalam menghadapi tantangan tahun 2026. (RED)

