Diduga Limbah Smelter AMNT, Warga Temukan Biota Sungai Mati di Sekitar Lokasi Industri
Foto : Tampak asap dari cerobong semelter PT.AMNT, foto diamnil dari lokasi terdampak, Desa maluk KSB.
Sumbawa Barat, NARASIMEDIA.NET — Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat, setelah warga Desa Maluk kecamatan Maluk kabupaten Sumbawa Barat melaporkan temuan sejumlah biota sungai yang mati di aliran sungai dekat area smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).
Seorang warga yang identitasnya enggan dipublikasikan mengungkapkan bahwa keluarganya pernah menemukan udang sungai berukuran kecil dalam kondisi mati dan diduga mengalami keracunan.
“Keluarga suami saya yang tinggal dekat sungai itu pernah bercerita soal banyak udang kecil yang tiba-tiba mati dan seperti mabuk,” ujarnya.
Menurutnya, lokasi smelter berada cukup dekat dengan aliran sungai sehingga menimbulkan kecurigaan warga bahwa kematian biota tersebut berkaitan dengan aktivitas industri.
“Letak smelter dengan perkampungan paling dekat itu di Otak Risa, RT 10 dan 11. Jaraknya mungkin sekitar 100 sampai 200 meter dari sungai,” jelasnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi lingkungan hidup segera turun melakukan pengecekan untuk memastikan penyebab kematian biota sungai tersebut serta memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat.

