NTB Care Siapkan Penyaluran 50 Unit Kursi Roda di Sumbawa pada Hari Disabilitas Internasional
Mataram, NARASIMEDIA.NET – NTB Care menyiapkan 50 unit kursi roda untuk disalurkan kepada penyandang disabilitas di Kabupaten Sumbawa melalui Pemerintah Daerah setempat. Penyaluran tersebut akan dilakukan tepat pada peringatan Hari Disabilitas Internasional, 3 Desember mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen NTB Care dalam memperluas akses layanan sosial bagi kelompok difabel di Nusa Tenggara Barat.
Direktur NTB Care Yuni Bourhany, mengatakan bantuan yang tengah dipersiapkan ini merupakan bentuk dukungan nyata agar penyandang disabilitas dapat menjalani aktivitas harian dengan lebih mandiri dan aman.
“Momentum Hari Disabilitas Internasional mengingatkan kita bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama atas aksesibilitas dan fasilitas publik. Penyaluran kursi roda ini adalah upaya kami untuk memperkuat pemenuhan hak tersebut,” ujarnya.
Baca Juga : Dugaan Pelanggaran Empat Regulasi Warnai Pergeseran BTT Pemerintahan Iqbal–Dinda
Yuni menjelaskan bahwa penyaluran melalui Pemerintah Kabupaten Sumbawa dipilih agar data penerima bantuan lebih akurat dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan kursi roda ini diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah penting agar proses distribusi berjalan transparan dan terukur” katanya.
Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap 3 Desember merupakan momentum global untuk meningkatkan kesadaran publik, menghapus stigma, serta memastikan partisipasi penyandang disabilitas dalam kehidupan sosial dan pembangunan.
Yuni menegaskan bahwa NTB Care berharap momentum ini tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun lingkungan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.
“Kami ingin memastikan bahwa upaya-upaya seperti ini berkelanjutan. Lingkungan yang inklusif hanya bisa terwujud jika pemerintah, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama mendukung hak-hak penyandang disabilitas,” katanya.

