Dari Parlemen ke Desa: Inovasi Mantan Legislator Bangkitkan Ekonomi Desa Nipa
kabupaten Bima, NARASIMEDIA.NET – Mantan legislator DPRD Kabupaten Bima dari Partai Demokrasi Kebangsaan, Musmuliadin H. Jamai, kini memilih jalur pengabdian yang berbeda. Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai wakil rakyat, ia kembali ke desa dan memimpin BUMDes Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.
Sebelumnya, Musmuliadin kembali maju dalam kontestasi pileg tahun lalu. Namun langkahnya terhenti setelah partainya tidak lolos ambang batas parlementer. Meski begitu, kekalahan itu tidak membuatnya berhenti bekerja untuk masyarakat. Ia justru memilih pulang ke kampung halaman dan melanjutkan pengabdiannya melalui BUMDes Desa Nipa. “Saya tidak ingin berhenti berbuat hanya karena tidak lagi di parlemen. Desa adalah ruang terbaik untuk terus memberi manfaat,” ujarnya. Kini, perannya di BUMDes bukan hanya sebagai pengelola, tetapi menjadi motor perubahan bagi masyarakat Desa Nipa.
Salah satu program besar yang ia dorong adalah penyediaan alat berat untuk memulihkan lahan pertanian warga yang rusak akibat erosi dan banjir. Banyak lahan di Desa Nipa tertutup sedimen banjir sehingga tidak lagi bisa ditanami selama bertahun-tahun. Melalui anggaran BUMDes, alat berat disediakan dengan harga sewa yang lebih murah untuk membantu petani membersihkan, meratakan, dan mengembalikan kesuburan lahan mereka. “Kami ingin petani bisa bangkit tanpa Cost pertanian yang terlalu tinggi. Dengan alat berat ini, lahan yang rusak dapat dipulihkan dan kembali produktif,” ujarnya.
Baca Juga : Legislator Komisi II NTB Soroti Krisis Hunian KLU Pasca Gempa 2018 : Upayakan Akselerasi Solusi Multi Sumber
Musmuliadin juga mendorong pengembangan sektor peternakan sebagai sumber ekonomi baru. BUMDes membina para peternak melalui metode perkawinan silang, bahkan mendatangkan kambing unggul dari luar negeri untuk menghasilkan peranakan yang lebih kuat dan bernilai jual tinggi. “Hasilnya mulai terlihat. Masyarakat tidak hanya beternak, tetapi memahami cara meningkatkan kualitas ternak agar ekonominya ikut naik,” jelasnya Melalui telefon Senin, (24/11).
Upaya menekan angka pengangguran juga menjadi perhatian serius. Melalui BUMDes, sejumlah lahan disewa untuk dikelola langsung oleh masyarakat desa, memberi kesempatan kerja bagi warga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap. Ia menegaskan bahwa program tersebut membawa perubahan yang terasa. “Dulu banyak anak muda menganggur, sekarang mereka punya aktivitas produktif. Perubahan sosial ekonomi di Desa Nipa bahkan ikut dirasakan oleh masyarakat di Ambalawi,” katanya.
Baca Juga : Smelter Mandek, Produksi Konsentrat Terus Jalan: Amman Bidik Freeport sebagai Penyelamat
Berbagai inovasi ini tidak terlepas dari pendampingan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Bima, khususnya melalui bidang ekonomi yang dipimpin Kabid Ekonomi Dr. Juwaidin. Pembinaan tersebut membantu BUMDes menyusun program yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan itu, Musmuliadin kini semakin mantap menjadikan BUMDes sebagai pilar kemandirian desa dan contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Bima. (red)

