Pergantian Fokus Anggaran, Ratusan Mahasiswa STAIS Kehilangan Beasiswa
Sumbawa, NARASIMEDIA.NET – Program beasiswa penuh bagi 600 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Sumbawa (STAIS) terhenti sejak pergantian pemerintahan daerah. Padahal, selama empat tahun terakhir, program ini telah menjadi penopang utama keberlangsungan pendidikan mahasiswa sekaligus operasional kampus.
Rektor STAIS Sumbawa, Ahmad Jaya, S.Pd., M.T., menjelaskan bahwa sejak awal berdiri, seluruh mahasiswa memperoleh beasiswa melalui dukungan anggaran pemerintah daerah yang dialokasikan lewat pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Sumbawa. Namun, sejak pemerintahan baru, anggaran itu tidak lagi diteruskan.
Baca Juga : Ditengah Efisiensi, Gaji Anggota DPRD KSB Dikabarkan Naik, Ketua Dewan Pilih Tak Berkomentar
“Dulu 100 persen mahasiswa dibiayai selama empat tahun. Tapi sejak pemerintahan yang baru, kami sudah tidak memperolehnya lagi karena ada fokus program lain,” kata Ahmad, Minggu (7/9).
Menurut Ahmad, kampus sebenarnya masih mendapat dukungan hingga APBD murni pada November mendatang. Namun, dana tersebut harus terhenti sehingga kampus swasta seperti STAIS harus menahan laju operasionalnya.
Meski demikian, Ahmad mengatakan bahwa pihaknya menghargai prioritas pembangunan yang ditetapkan pemerintah daerah saat ini. Ia berharap, dukungan terhadap program beasiswa dapat kembali dipertimbangkan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa.
Baca Juga : Aksi Damai Kasta NTB Ricuh, Benturan Dengan Mamiq Dar dan Laskar NTB Bersenjata Balok Kayu
“Kampus ini sejak awal sangat mendukung program pendidikan di Sumbawa, dengan menguliahkan seluruh mahasiswa selama empat tahun lewat beasiswa. Program ini bukan hanya meringankan biaya kuliah, tapi juga membantu operasional kampus,” ujarnya.
Untuk itu, STAIS menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan DPRD yang telah menginisiasi program tersebut. “Saya selaku rektor menyampaikan terima kasih atas program beasiswa Kabupaten Sumbawa. Harapan kami, program ini bisa berlanjut untuk memberdayakan SDM di daerah,” Pungkas Ahmad. (red)

