BUDAYA DAN PARIWISATAHEADLINENTBTERKINI

Travel+Leisure Tempatkan Gili Trawangan Di Urutan Ke-2 dari 30 Pulau Tersembunyi di Dunia untuk Mereka yang Tidak Suka Keramaian

LOMBOK. NARASIMEDIA.NET – Ingin lari dari kebisingan, jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota? Pulau adalah tujuan yang sempurna. Tetapi tidak semua pulau menawarkan ketenangan yang diimpikan. Sebagian malah sudah sangat sesak dan padat oleh turis. Namun, masih terdapat sejumlah pulau yang bisa menjadi pilihan, seperti Rodrigues di Samudra Hindia, Sandön di Nordik, dan Gili Trawangan di Indonesia.

Ditulis oleh Anne Olivia Bauso, pada 24 November 2024, Travel+Leisure menempatkan Gili Trawangan pada urutan ke-2 dari 30 pulau tersembunyi di dunia untuk mereka yang menginginkan liburan bebas dari keramaian.

Berada di timur Bali, tidak jauh dari Jawa, Gili Trawangan di Pulau Lombok menawarkan pengalaman berlibur yang mengagumkan. Bayangkan merasakan nuansa Bali pada tahun 1970-an yang berpadu dengan kehidupan Jawa pada masa yang sama, dan sedikit sentuhan Bugis di dalamnya. Pulau kecil ini adalah definisi surga tropis yang sesungguhnya.

Seperti halnya pulau-pulau lain di dunia, Gili Trawangan juga menawarkan beragam kegiatan menyenangkan khas sebuah pulau, seperti snorkeling, berkuda di pantai, subwing, surfing, dan scuba diving.

Menariknya, pulau ini tidak mengizinkan keberadaan lalu lintas kendaraan bermotor, jadi Anda harus berjalan kaki atau bersepeda ke mana pun Anda pergi. Dengan situasi tersebut, Anda bisa benar-benar terbebas dari kebisingan, dan juga polusi udara.

Beragam fasilitas juga tersedia, mulai dari homestay yang berdampingan dengan rumah penduduk lokal, hotel berbintang, hingga vila dan resor mewah di pinggir pantai. Semua dapat Anda pilih sesuai keinginan.

Di sisi selatan pulau, terdapat Pondok Santi Estate yang memiliki bungalow beratap jerami tersebar di atas lahan tropis seluas 17 hektar yang dulunya dipenuhi perkebunan kelapa. Tempat ini bisa menjadi pilihan jika Anda menginginkan suasana yang lebih sunyi daripada di pusat Gili.

Para pecinta kuliner, bersiaplah untuk menikmati petualangan rasa yang memanjakan!

Di Pasar Seni, Anda bisa menikmati berbagai hidangan khas Indonesia yang autentik dan lezat dengan harga sangat terjangkau. Jika Anda ingin menikmati aneka hidangan seafood hasil olahan chef berkelas internasional, Anda bisa mengunjungi tempat-tempat ternama seperti Scallywags, Beach House, Le Petit, dan sejumlah tempat lainnya yang tersebar di sepanjang pantai.

Ingin merasakan pengalaman lebih? 10 menit berlayar dengan perahu akan membawa Anda menikmati keindahan alam Pulau Lombok: mendaki Gunung Rinjani yang megah dengan danau Segara Anak yang mempesona, menikmati ratusan air terjun dan sungai yang mengalir di lerengnya, atau menyelami kehidupan otentik Suku Sasak Bayan yang akan membawa Anda seolah berada di dunia yang berbeda.

Tepat di jantung kota Mataram, Kota Tua Ampenan siap membawa Anda ke masa kolonial, di mana setiap tembok berbisik tentang kejayaan Hindia Belanda dan tangis perih pribumi.

10 menit berkendara ke arah timur dari Kota Tua Ampenan akan membawa Anda ke Cakranegara – pusat pemerintahan Kerajaan Hindu yang dibentengi barisan pura tua yang akan membuat Anda merasa sedang berada di Bali.

Keluar dari Cakranegara, perhatikanlah sekeliling Anda. Di setiap sudut penglihatan, barisan gedung masjid berdiri megah, dengan menara dan kubah khas Timur Tengah menghiasi sepanjang jalan. Di sanalah Anda akan sadar bahwa Anda sedang berada di sebuah pulau yang berjuluk Seribu Masjid – Mekah Kecil sebagian orang menyebutnya di masa lalu.

Jadi, dengan berada di satu pulau ini saja, Anda sudah dapat merasakan nuansa kehidupan dari tiga dunia dan masa yang berbeda.

Tak ingin kembali ke kota? Pilihlah ruas jalan mana pun yang Anda sukai, karena setiap ruas jalan di Pulau Lombok akan membawa Anda ke tempat yang indah. Desa-desa yang dikelilingi oleh persawahan, bukit dan Lembah di mana sungai-sungai alam mengalir di antaranya, dan baris pegunungan membentengi dari kejauhan. Tidak sedikit pula desa-desa pinggir pantai dengan kehidupan khas kampung nelayan yang mengagumkan. Jadi tergantung pada ruas jalan mana yang akan Anda pilih.

20 menit berkendara ke arah timur dari Kota Mataram, Anda akan tiba di Narmada, sebuah kota tua yang pernah menjadi istana raja. Selain memiliki banyak pura, kota ini juga dikelilingi oleh desa-desa wisata yang mengagumkan. Di mana masyarakatnya yang terdiri dari Islam dan Hindu saling bahu-membahu menjaga kelestarian alam di sekitar mereka. Hutan, air terjun, sungai, dan sumber mata air yang berlimpah adalah aset utama dari kota ini. Dan dari sanalah Narmada mendapatkan gelarnya sebagai Kota Air.

Sedikit bergeser ke utara dari Kota Narmada, Lingsar siap menyambut dengan pesona keindahan Pura Gaduh Lingsar dan Kemaliq-nya. Jika Anda datang di saat yang tepat, Anda bisa melihat ritual Perang Topat yang merupakan simbol kehidupan beragama masyarakat Lombok yang menjunjung tinggi toleransi. Dari sini Anda akan menyadari bahwa menjadi berbeda adalah anugerah ilahi, dan merangkul perbedaan adalah berkah yang kita pilih bersama untuk mencapai harmoni dalam kehidupan.

Jadi, dengan memilih berlibur ke Gili Trawangan, Anda akan mendapatkan bonus untuk menikmati pesona Pulau Lombok.

Selain Gili Trawangan, pulau lainnya yang masuk ke dalam daftar rekomendasi Travel+Leisure adalah Côn Đảo, Vietnam yang terkenal dengan tebing granitnya yang membatasi pantai-pantai sepi dan air sebiru kristal; Pico, Portugal yang merupakan bagian dari Azores, dengan lanskap lava yang indah dan kebun anggur yang ditetapkan UNESCO; Boa Vista, Tanjung Verde dengan pantai berpasir putih dan keemasan yang luas, ideal untuk penggemar selancar layang dan selancar angin; serta sejumlah tempat lainnya yang dapat dilihat langsung di halaman resmi Travel+Leisure.

Ditulis ulang oleh: Adit R. Alfath/ Lombok Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *