HEADLINENTBTERKINI

Pemprov NTB Dorong Evaluasi Menyeluruh Layanan Padangbai-Lembar Pascakebakaran KMP Putri Yasmin

MATARAM, NARASIMEDIA.NET – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong evaluasi menyeluruh terhadap layanan penyeberangan lintasan Padangbai-Lembar menyusul kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.

Kepala Dinas Perhubungan NTB Ervan Anwar mengatakan, meski Pemprov NTB bukan pengelola langsung Pelabuhan Padangbai maupun Pelabuhan Lembar, pemerintah daerah tetap berkepentingan memastikan masyarakat memperoleh layanan penyeberangan yang aman dan layak.

“Pemprov turut prihatin atas musibah ini. Harapannya ke depan akan lebih baik dan ini menjadi evaluasi bagi semua, terutama Kementerian Perhubungan,” kata Ervan, Kamis (13/8/2026).

Menurut Ervan, pengelolaan pelabuhan pada lintasan Padangbai-Lembar berada di bawah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sedangkan aspek regulasi dan pengawasan menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.

Karena itu, ruang intervensi Pemprov NTB lebih diarahkan pada memastikan kepentingan masyarakat NTB tetap terakomodasi, khususnya terkait keselamatan dan kualitas pelayanan penyeberangan.

Pemprov NTB, kata Ervan, akan mendorong pembahasan bersama seluruh pihak terkait setelah proses penanganan korban dan evakuasi selesai. Evaluasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi menghasilkan perbaikan konkret terhadap aspek keselamatan dan pelayanan.

“Nanti setelah ini kita akan duduk bersama asosiasi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Di tengah penanganan musibah, Ervan juga menyampaikan apresiasi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal terhadap proses evakuasi korban yang dinilai berlangsung cepat, termasuk percepatan pemberian santunan kepada korban.

“Pak Gubernur memberikan apresiasi terhadap kecepatan proses evakuasi kemarin dan sekarang kecepatan untuk proses pemberian santunan. Beliau sangat mengapresiasi itu,” katanya.

Ervan menegaskan Pemprov NTB akan terus mengawal penanganan dampak musibah tersebut bersama pihak terkait, terutama menyangkut pemenuhan hak-hak korban.

“Pemerintah harus hadir. Dan Pemprov NTB akan terus mengawal terutama soal hak-hak korban,” tegasnya.

Kebakaran KMP Putri Yasmin terjadi pada Rabu (12/8/2026) dini hari ketika kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.

Pemprov NTB berharap musibah tersebut menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan pelayanan pada lintasan penyeberangan Padangbai-Lembar agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *