HEADLINENTBTERKINI

Pasca Dilantik, Ketua IMBI Mataram Redefinisi Gerakan Mahasiswa NTB

Mataram, NARASIMEDIA.NET –  Ketua Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) Mataram, Rizal, mengajak kelompok mahasiswa dan pemuda di Nusa Tenggara Barat menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah menjelang momentum Idul Adha 2026. Ajakan itu disampaikan usai pelantikan pengurus IMBI Mataram di Aula Dinas Pendidikan dan Olahraga NTB, Kamis (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Rizal menyoroti pola gerakan mahasiswa yang dinilai perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih edukatif dan substantif di tengah meningkatnya dinamika sosial dan politik daerah.

Menurut dia, penyampaian aspirasi melalui aksi unjuk rasa tetap merupakan bagian dari ruang demokrasi, namun harus dijalankan secara tertib, terukur, dan tidak memicu gangguan keamanan maupun keresahan publik.

“Aksi dalam demokrasi itu hak, tapi harus tertib dan kondusif,” kata Rizal.

Mahasiswa UIN Mataram itu menilai gerakan mahasiswa saat ini dituntut tidak hanya hadir dalam bentuk mobilisasi massa, tetapi juga mampu membangun ruang-ruang diskursus publik melalui forum akademik, dialog terbuka, podcast, maupun media komunikasi publik lainnya.

Ia menyebut pendekatan semacam itu penting agar substansi kritik dan aspirasi mahasiswa dapat diterima secara lebih konstruktif tanpa memperuncing ketegangan sosial di masyarakat.

Selain itu, Rizal juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap mekanisme penyampaian pendapat di muka umum, termasuk kewajiban penyampaian surat pemberitahuan aksi kepada aparat kepolisian sebelum kegiatan dilaksanakan.

“Kita harus taati mekanisme dan aturan dalam bernegara demi terciptanya keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.

Dalam momentum menjelang libur Idul Adha, Rizal turut menekankan perlunya penguatan edukasi Kamtibmas di kalangan mahasiswa, khususnya saat kembali ke daerah asal di Bima. Langkah itu dinilai penting untuk mengantisipasi potensi konflik sosial, gesekan antarkelompok, hingga berkembangnya tindakan provokatif di tengah masyarakat.

Ia juga mengimbau mahasiswa dan pemuda agar menjaga sikap selama masa libur dengan menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah, seperti penyalahgunaan media sosial, konsumsi minuman keras, maupun tindakan kriminalitas.

“Mari saling menjaga daerah kita agar tetap kondusif dan memberi dampak baik bagi masyarakat,” tutup Rizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *