HAPPENINGHEADLINETERKINI

BRIN Lirik Inovasi Deteksi Banjir Rob Karya pemuda Ampenan, Jauhari Tantowi 

Mataram, NARASIMEDIA.NET –  Inovasi alat deteksi banjir rob berbasis data real-time tengah dikembangkan oleh Sekolah Pesisir Juang di Ampenan, Kota Mataram. Inisiatif ini digagas oleh Jauhari Tantowi sebagai upaya menyediakan sistem peringatan dini bagi masyarakat pesisir.

“Sekarang ini kami lagi running alat pendeteksi banjir rob. Ini jadi prioritas nasional dan target kami tahun ini bisa masuk skala industri dan digunakan masyarakat,” ujar Jauhari, Selasa (28/4/2026).

Menurut Jauhari, alat tersebut dirancang untuk mendeteksi potensi banjir rob dengan membaca kondisi pasang tertinggi air laut, berbeda dengan sistem deteksi tsunami yang umumnya berfokus pada pasang surut terendah. Data yang diperoleh akan dikirim ke stasiun darat dan diolah menjadi informasi mitigasi bagi masyarakat.

“Ini bisa kasih informasi langsung ke masyarakat, jadi mereka bisa siap sebelum banjir datang,” katanya.

Saat ini, inovasi tersebut dalam proses pengajuan hak paten dan ditargetkan dapat diterapkan di berbagai wilayah pesisir di Indonesia.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Hilmawan, menyatakan pihaknya tengah mempelajari dokumen teknis alat tersebut untuk menilai potensi dukungan pengembangan.

“Potensi bencana di pesisir seperti Ampenan memang nyata. Mau tidak mau, alat seperti ini harus siap. Kami melihat ini sangat potensial,” ujar Arif.

Ia menjelaskan, salah satu komponen penting dalam pengembangan alat adalah sensor, dengan kisaran harga antara Rp5 juta hingga Rp10 juta per unit, serta masa pakai yang dapat mencapai 10 hingga 20 tahun.

Selain aspek teknologi, Arif menilai pendekatan yang dilakukan juga mencakup edukasi dan advokasi masyarakat pesisir dalam mitigasi bencana.

BRIN membuka peluang kerja sama lanjutan, termasuk dengan mitra riset internasional, untuk mendukung pengembangan inovasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *