HEADLINENTB

NTB Care Desak Pemprov Sediakan Rumah Singgah khusus Penyakit Menular

Foto : Ilustrasi (rumah singgah milik pemprov banten)

Mataram, NARASIMEDIA.NET – Direktur NTB Care, Yuni Burhany, menekankan pentingnya standarisasi seluruh rumah singgah yang beroperasi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurutnya, rumah singgah yang ada saat ini belum terklasterisasi dengan baik, sehingga diperlukan pemisahan berdasarkan kategori penyakit, terutama untuk penanganan pasien dengan penyakit menular.

Yuni menjelaskan, hingga saat ini para relawan telah menyediakan 12 rumah singgah yang digunakan untuk menampung warga yang dirujuk dari berbagai daerah di NTB. Rumah singgah tersebut menjadi tempat tinggal sementara bagi pasien dan keluarga selama menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan rujukan.

“Rumah singgah ini sangat membantu warga dari daerah terpencil. Namun kualitas layanan harus benar-benar dijaga dan memiliki standar yang jelas,” ujarnya.

Baca Juga : One Day Trip Kenawa Island, Alternatif Liburan Singkat di Sumbawa

Ia menegaskan, kepedulian semua pihak sangat dibutuhkan agar warga yang sakit tetap mendapatkan hak-hak sipilnya secara layak dan manusiawi. Menurut Yuni, rumah singgah bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi bagian penting dari sistem dukungan sosial bagi pasien kurang mampu.

Yuni juga menilai pemerintah perlu memberikan dukungan lebih serius terhadap rumah singgah yang memenuhi standar, baik dari sisi fasilitas, manajemen, maupun pendampingan. Dukungan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Baca Juga : DKP NTB Pastikan Stok Ikan Aman Meski Cuaca Buruk

Selain itu, NTB Care mendorong pemerintah agar segera menyiapkan satu rumah singgah khusus bagi penderita penyakit menular. Yuni mengakui, rumah singgah umum yang dikelola relawan saat ini belum memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menangani pasien dengan penyakit menular.

“Kami sebagai pengelola rumah singgah umum belum mampu mengurus pasien dengan penyakit menular. Karena itu, perlu ada rumah singgah khusus yang disiapkan pemerintah,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *