HEADLINENTBTERKINI

Investigasi Praktek Penimbunan BBM Subsidi Mandek, Kompas NTB akan Gelar Aksi Lanjutan Di PT Pertamina

Surat Kesepakatan Investigasi antara pihak Kompas NTB dengan PT. Pertamina Patra Niaga Sales Area NTB (5/5)

Lombok Tengah, NARASIMEDIA.NET – Koalisi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (Kompas) Nusa Tenggara Barat (NTB) berencana kembali menggelar aksi demonstrasi di kantor PT Pertamina Patra Niaga Sales Area NTB, yang berlokasi di Pagutan, Kota Mataram, pada Minggu (11/5). Aksi ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh kelompok tersebut.

Ketua Kompas NTB, Saddam Husen, menyatakan bahwa aksi kali ini bertujuan untuk menagih tindak lanjut dari kesepakatan yang telah dibuat antara pihaknya dan General Manager PT Pertamina Patra Niaga dalam aksi sebelumnya.

“Dari puluhan tuntutan yang kami ajukan saat aksi pertama, hanya satu poin yang disepakati, yakni pembentukan tim investigasi bersama antara Pertamina Patra Niaga dan pihak kepolisian,” ungkap Saddam.

Namun hingga kini, lanjutnya, pihak Pertamina Patra Niaga belum menunjukkan progres nyata terhadap kesepakatan tersebut. Padahal, menurutnya, investigasi tersebut penting dilakukan segera mengingat maraknya dugaan praktik mafia BBM yang meresahkan masyarakat.

“Jika tidak ada langkah konkret, pekan depan kami akan kembali turun aksi dengan massa yang lebih besar untuk mengepung kantor Pertamina Patra Niaga,” tegasnya.

Kompas NTB juga menduga adanya keterlibatan sejumlah oknum pejabat Pertamina Patra Niaga dalam praktik penimbunan dan pungutan liar BBM jenis pertalite dan solar di wilayah NTB, khususnya di Lombok Tengah.

“Pertamina adalah pihak yang memiliki kewenangan langsung dalam pengawasan SPBU, jadi wajar jika publik mencurigai adanya pembiaran atau keterlibatan,” kata Saddam.

Ia menambahkan, jika Pertamina Patra Niaga terbukti wanprestasi atau mengingkari kesepakatan, Kompas NTB tidak segan melaporkannya ke Mabes Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Kementerian BUMN.

“Kalau kesepakatan ini diabaikan, kami akan melanjutkan perjuangan hingga ke Jakarta,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pada Senin (5/5) lalu, puluhan anggota Kompas NTB menggelar aksi di depan kantor Pertamina Patra Niaga Sales Area NTB. Dalam aksi tersebut, perwakilan Kompas dan pihak Pertamina menyepakati secara tertulis pembentukan tim investigasi guna mengusut dugaan penimbunan BBM jenis solar dan pertalite di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *