HEADLINENTBTERKINI

Terkait Kasus Pembobolan Counter HP, Creator Asal Dompu Diamuk Warganet, Diduga Lecehkan Institusi Kepolisian

DOMPU, NARASIMEDIA.NET – Seorang content creator asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga melecehkan institusi Polri melalui video yang diunggah di akun media sosialnya, Maemunah Isbeck. Dalam video tersebut, ia menyatakan bahwa Polri sebaiknya dibubarkan jika tidak mampu menangkap pelaku pembobolan counter HP di Dompu.

untuk Kapolres Dompu, cepat tangkap pelaku yang membobol counter HP dan sudah mengambil iPhone. Bila tak bisa, lebih baik bubar,” demikian pernyataan dalam video yang beredar.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Dompu AKBP Zulkarnain menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan terkait kasus pembobolan tersebut. Menurutnya, proses hukum sedang berjalan sesuai prosedur.

Kami tetap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Untuk kasus ini, terduga pelaku sudah ditangkap oleh tim Buser Polres Dompu di wilayah Polda Bali. Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang terlibat,” ujar Kapolres Zulkarnain pada Sabtu, 8 Februari 2024.

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan bahwa pelaku yang telah ditangkap sedang dalam perjalanan menuju Lombok untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, penyelidikan terhadap kemungkinan keterlibatan pihak lain masih terus dilakukan.

Terkait unggahan video yang viral, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan memanggil pemilik akun untuk dimintai klarifikasi.

“Kami akan memanggil Maemunah Isbeck untuk memberikan klarifikasi. Kasus ini tidak bisa serta-merta ditindak tanpa penyelidikan yang matang. Bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV, akan diperiksa terlebih dahulu,” tegasnya.

Kapolres juga menekankan bahwa Polres Dompu berkomitmen menjalankan tugasnya dengan maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami bekerja sesuai prosedur hukum yang berlaku. Setiap laporan yang masuk pasti kami tindak lanjuti dengan profesional,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *