EKONOMI DAN BISNISTERKINI

Ubah haluan akibat Rugi menanam Padi, Pemilik lahan Asal Lombok Barat ini raup keuntungan besar dari menanam Timun

Foto : Pemilik Lahan Sartini

Lombok Barat, Narasimedia.net || ambil haluan lain akibat krisis air, pemilik lahan asal Dusun Muhajirin, Desa Sesela, Lombok Barat ini beralih dari Padi dan berhasil kembangkan tanaman timun berjenis berbi di lahan 50 are miliknya.

Pemilik lahan, Sartini mengatakan, alasannya menanam timun ditempuhnya sebagai komoditas alternatif setelah padi yang mau ditanam tidak terdukung curah hujan dan pengairan yang cukup.

“Awalnya saya memilih timun untuk mengisi lahan saja agar tetap produktif, dan Alhamdulillah hasilnya memuaskan” ujarnya.

Bermodalkan 30 juta, ia berhasil mengembangkan tanaman timun hingga sehari bisa memanen 10 karung dengan masing-masing karung berberat 50 kg.

“Timun masih menjadi kebutuhan pasar, tiap panen yang kami peroleh tetap diorder sebelumnya oleh konsumen”. Ujarnya.

Sartini mengatakan, dalam pengolahan lahan, tak ada penggunaan pupuk kimia untuk penyuburannya, ia hanya memanfaatkan lahan organik berpupukkan jerami yang dibakar, dan itupun (kata Sartini) mampu memaksimalkan hasil panen.

Timun generasi pertama tersebut mampu menghasilkan buah yang bisa di panen tiap hari.

“Dari generasi pertama yang kami tanam sejauh ini, 200 hari semenjak panen pertama hingga kini masih bisa dipanen tiap harinya” ujarnya.

Dengan kesuksesannya mengolah lahan tersebut, Sartini mengatakan, menjadi petani juga harus berpikir kreatif, dan membaca pasar, karena masih banyak peluang lain jika komoditas utama seperti beras tak bisa ditanam.

“masih banyak celah yang bisa kita masuki agar lahan kita tetap produktif, untuk itu bagi kita pemilik lahan tani, agar bisa tetap melihat peluang-peluang lain agar mempertahankan kompetitif di pasar”. Pungkasnya. (Redaksi/fbr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *