NTBTERKINI

Turut Bahas Jalan penghubung Lembar-Kayangan, PJ Gubernur Beberkan Deret Rencana Pembangunan NTB Mendatang

Narasimedia.net || Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan lima rencana pembangunan Infrastruktur strategis yang akan dibangun dalam kurun waktu 20 tahun ke depan.

Rencana pembangunan tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2025-2045.

Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi menjelaskan bahwa lima Infrastruktur strategis tersebut akan dibangun dengan tetap berpedoman pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah ditetapkan.

Kelima infrastruktur strategis tersebut diantaranya pembangunan Global Hub Bandar Kayangan, Sport Center yang akan mendukung pelaksanaan event Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028, jalan Poros Utara-Selatan Lombok, jalan Port to Port Lembar-Kayangan dan pengembangan 11 kawasan strategis provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Rencana pembangunan Global Hub Bandar Kayangan sudah lama menjadi gagasan besar pemerintah karena prospek yang menjanjikan.

Gita mengatakan pembangunan Global Hub tersebut diharapkan dapat mendukung Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki) II seiring padatnya Selat Malaka sebagai jalur perdagangan internasional.

“Mayoritas perdagangan internasional sekarang melewati Alki I (Selat Malaka) padahal kondisi laut diselat ini dangkal, sempit dan semakin padat lalu lintas kapalnya. Oleh sebab itu Selat Lombok dianggap alternatif sebagai penggerak ekonomi di wilayah Indonesia timur,” kata Gita.

Selain itu NTB yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON 2028 juga belum memiliki fasilitas olahraga bertaraf nasional dan internasional, padahal 27 Cabang Olahraga (Cabor) dari 54 Cabor akan berlangsung di NTB.

“Kita memerlukan pusat kegiatan olahraga yang berskala internasional dan nasional untuk mendukung mengembangkan sektor pariwisata,” lanjutnya.

Sementara untuk pembangunan jalan poros Utara-Selatan direncanakan akan menghubungkan jalur satu dari Sesaot menuju wilayah utara, sementara jalur dua dari Gunung Sari ke utara hal tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan.

Rencana pembangunan jalan Port to Port dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Kayangan juga kembali mencuat, rencana tersebut sudah ada sejak tahun 2016 di era kepemimpinan Gubernur TGB H Zainul Majdi.

Sementara pembangunan 11 kawasan strategis juga nantinya akan berfokus pada sektor ekonomi unggulan, pariwisata, jasa, industri, pariwisata dan perikanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *