HAPPENINGNTBTERKINI

MotoGP Mandalika 2026, 66 Penerbangan Tambahan Disiapkan ke NTB

LOMBOK TENGAH, NARASIMEDIA.NET — Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok menerima permintaan 66 penerbangan di luar jadwal reguler untuk mendukung mobilitas penonton, pembalap, kru, dan wisatawan selama MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika.

MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Data Bandara Lombok per 16 September 2026 mencatat 66 penerbangan tambahan tersebut terdiri dari 48 extra flight, 11 charter flight, empat penerbangan dengan perubahan ke pesawat berkapasitas lebih besar, serta tiga positioning flight.

General Manager Bandara Internasional Lombok, Aidhil Philip Julian, mengatakan tambahan penerbangan tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan konektivitas udara menuju Lombok menjelang pelaksanaan MotoGP.

“Terdapat total 66 penerbangan di luar penerbangan reguler yang telah diterima untuk mendukung kebutuhan transportasi udara selama periode MotoGP 2026,” kata Aidhil, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Aidhil, permintaan penerbangan nonreguler masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah hingga mendekati pelaksanaan maupun setelah MotoGP, menyesuaikan kebutuhan dan keputusan masing-masing maskapai.

“Permintaan penerbangan di luar jadwal reguler yang telah kami terima hingga saat ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan konektivitas udara menjelang MotoGP 2026,” ujarnya.

Peningkatan konektivitas tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan trafik BIZAM. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Bandara Lombok melayani sekitar 1,8 juta penumpang, tumbuh 15,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain menyiapkan kapasitas penerbangan, Bandara Lombok juga mulai melakukan penataan terminal dengan branding MotoGP dan dekorasi yang mengangkat kearifan lokal NTB.

Penataan dilakukan di sejumlah area terminal, mulai dari kedatangan hingga keberangkatan, sebagai bagian dari persiapan menyambut penonton, pembalap, kru, dan wisatawan yang datang untuk MotoGP Mandalika.

“Saat ini proses branding MotoGP dan dekorasi terminal dengan mengangkat kearifan lokal Nusa Tenggara Barat tengah berlangsung di sejumlah area terminal, mulai dari area kedatangan hingga area keberangkatan,” kata Aidhil.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan NTB pada 17 September mencatat 47 extra flight telah diajukan sejumlah maskapai untuk periode 8-12 Oktober. Data tersebut merupakan pengajuan awal dan belum mencakup laporan seluruh maskapai.

Kepala Bidang Angkutan Jalan/Darat Dishub NTB, Khaerus Sobri, mengatakan tambahan tersebut antara lain berasal dari Garuda Indonesia sebanyak sembilan penerbangan, Citilink 18 penerbangan, TransNusa 10 penerbangan, dan Pelita Air 10 penerbangan.

“Itu masih data sementara, belum dari maskapai lain yang kita belum terima laporannya. Layanan penerbangan tambahan ini sejak dari kedatangan hingga kepulangan,” kata Sobri.

Dengan demikian, angka 66 penerbangan yang diterima BIZAM mencakup kategori penerbangan tambahan dan nonreguler yang lebih luas dibandingkan data 47 extra flight yang sebelumnya dicatat Dishub NTB.

Di sisi transportasi darat, Dishub NTB juga menambah armada shuttle bus dari 35 unit pada 2025 menjadi 42 unit pada 2026, dengan potensi sekitar 3.500 kursi. Titik keberangkatan juga diperluas, antara lain dari Bangsal, Senggigi, dan Lembar.

MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober dan menjadi salah satu agenda yang dipersiapkan untuk mendorong peningkatan mobilitas wisatawan menuju NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *