30 Ibu Sade Dapat Pembekalan Produk
LOMBOK UTARA, NARASIMEDIA.NET – Sebanyak 30 ibu dari Sade, Lombok Tengah, mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan pembekalan pengembangan produk dengan agenda melepas penat, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang digagas pendiri Cili Community House, Noor Ain Husein, tersebut tidak hanya diisi dengan aktivitas rekreasi. Sebelum menikmati agenda santai, para ibu mendapatkan pembekalan mengenai upaya meningkatkan mutu dan kualitas produk, menyusun costing, hingga cara mempromosikannya.
“Trip ini untuk memberikan pengalaman baru untuk mereka. Pagi tadi kami sudah ke Pluit untuk memberikan penerangan bagaimana mereka bisa memperbaiki mutu dan kualitas produk, membuat costing, serta bagaimana cara mempromosikannya,” ujar Noor Ain.
Setelah pembekalan, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dan menonton film di XXI Premier. Para ibu kemudian diajak berbelanja di pusat perbelanjaan.
Noor Ain mengatakan, rangkaian tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para ibu menikmati pengalaman berbeda dari rutinitas mereka sehari-hari.
“Kami merasa mereka layak menerima yang terbaik. Hanya untuk mereka, bagi happy sehari, untuk let go semua masalah and move on,” katanya.
Menurut Noor Ain, kebutuhan untuk memberikan ruang beristirahat muncul setelah pihaknya selama ini lebih banyak berfokus pada anak-anak. Dalam proses tersebut, para ibu menyampaikan bahwa mereka juga mengalami kelelahan karena berbagai aktivitas yang harus dijalani sehari-hari.
“Mulanya kami fokus pada anak, akhirnya ibu-ibu ini mulai ngomong kepada kami, ‘Kami juga stres.’ Bukan karena pembangunan, tapi karena mereka capek. Capek harus mengerjakan ini, mengerjakan itu,” ungkapnya.
Karena itu, kegiatan tersebut tidak diarahkan untuk membawa kepentingan atau harapan tertentu kepada para peserta. Noor Ain menyebut agenda itu sebagai bentuk sederhana yang dapat diberikan saat ini.
“Kami tidak berharap apa-apa. Ini yang mampu kami lakukan untuk mereka saat ini. Kami hanya mau memberikan mereka sedetik happiness, kegembiraan sesaat,” ujarnya.
Di sisi lain, pembekalan mengenai produk menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan tersebut. Para ibu tidak hanya diajak keluar dari rutinitas, tetapi juga memperoleh pengetahuan yang berkaitan dengan mutu produk, perhitungan biaya, dan promosi.
Noor Ain berharap pengalaman tersebut dapat menjadi momentum bagi para ibu untuk kembali membangun semangat setelah menghadapi berbagai persoalan.
“Kami cuma ingin ke depannya mereka bisa move on, bisa bangkit, bisa ada semangat lagi untuk menjadikan Sade lebih baik,” tegasnya.
Ia mengatakan peserta tidak ditentukan berdasarkan kedekatan atau kategori tertentu. Kesempatan mengikuti kegiatan tersebut dibuka bagi ibu-ibu yang ingin berpartisipasi.
“Kami buka kepada siapa saja yang mau ikut. Kami bagi saja, tidak ‘saya kenal kamu, hanya kamu’. Tidak. Siapa saja yang mau ikut, ayo,” katanya.
Rangkaian kegiatan tersebut akhirnya menjadi kombinasi antara penguatan kapasitas dan ruang rehat. Para ibu mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan produk sekaligus kesempatan untuk makan bersama, menonton film, dan menikmati waktu santai di luar rutinitas mereka.
Noor Ain berharap pengalaman tersebut dapat memberi energi baru bagi para ibu untuk kembali menjalani aktivitas dan ikut menata kehidupan di Sade ke depan.

