The Dudas Donasikan Rp1 Miliar untuk Pulihkan Kampung Adat Sade
LOMBOK TENGAH, NARASIMEDIA.NET – Solidaritas untuk warga Desa Adat Sade, Lombok Tengah, terus mengalir setelah kebakaran hebat meluluhlantakkan kawasan permukiman tradisional Suku Sasak pada Sabtu (22/8/2026) malam.
Kali ini, perhatian datang dari The Dudas Minus One yang beranggotakan Raffi Ahmad, Ariel NOAH, Desta, dan Gading Marten. Mereka turun langsung menyambangi Desa Adat Sade, Minggu (23/8/2026), di tengah proses penanganan dan pemulihan pascakebakaran.
Tak hanya datang memberikan dukungan moral, rombongan tersebut juga memberikan bantuan senilai Rp1 miliar untuk membantu pemulihan Desa Adat Sade dan warga yang terdampak.
Informasi mengenai bantuan tersebut disampaikan melalui unggahan media sosial Lombok Paradise Reels yang menyebut The Dudas memberikan donasi Rp1 miliar untuk membantu proses pemulihan Sade.
Kehadiran mereka menjadi salah satu bentuk solidaritas publik terhadap masyarakat Sade yang kehilangan rumah, tempat usaha, sekaligus bagian dari ruang hidup adat mereka akibat kebakaran.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.00 Wita itu dengan cepat meluas karena sebagian besar bangunan tradisional menggunakan material yang mudah terbakar. Kepala Desa Rembitan Lalu Minakse mengatakan, api dalam waktu sekitar 15 menit telah menjalar dari beberapa rumah menjadi puluhan rumah.
“15 menit saya berdiri di situ, sudah bisa menjalar sampai 50 rumah,” ujar Lalu Minakse, dikutip RRI, Minggu (23/8/2026).
Pendataan sementara pemerintah desa mencatat sekitar 152 bangunan rata dengan tanah. Bangunan yang terdampak tidak hanya rumah tradisional, tetapi juga berugak, lumbung, museum, masjid hingga lapak usaha masyarakat.
Dampaknya juga merembet langsung ke sektor ekonomi warga. Sekitar 320 pelaku wisata di kawasan Sade, mulai dari pengrajin tenun, pemandu wisata hingga pelaku usaha lainnya, disebut kehilangan tempat dan sarana untuk mencari penghasilan.
Besarnya dampak tersebut membuat kebutuhan pemulihan tidak sekadar menyangkut pembangunan kembali rumah warga, tetapi juga menghidupkan kembali aktivitas sosial, ekonomi dan pariwisata di kawasan adat tersebut.
Pemerintah Provinsi NTB sebelumnya juga telah menyatakan akan mengambil langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk menentukan langkah pemulihan hingga rekonstruksi kawasan Sade.
“Saya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Nanti kita pikirkan bagaimana merekonstruksi kembali Desa Adat Sade,” ujar Iqbal.
Iqbal juga menegaskan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat harus menjadi prioritas, mulai dari pangan, sandang, rasa aman hingga keberlangsungan aktivitas sosial ekonomi.
“Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan,” tegasnya.

