HEADLINENTBTERKINI

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 173 Korban Dievakuasi, Satu Meninggal

LOMBOK BARAT, NARASIMEDIA.NET – Tim SAR Gabungan mengevakuasi 173 korban kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Dari jumlah tersebut, 172 orang ditemukan selamat, termasuk dua warga negara Australia, sementara satu penumpang meninggal dunia.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Ananda Indah Dwi Septiani, putri dari Bripka Agus Wahyudi. Jenazah korban telah dievakuasi bersama korban lainnya ke Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Lembar.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan seluruh korban yang berhasil dievakuasi saat ini mendapat penanganan lintas instansi. Penanganan melibatkan tim medis rumah sakit, Jasa Raharja, pihak perusahaan kapal, Syahbandar, serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Proses evakuasi melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kapal Basarnas mengevakuasi 59 penumpang selamat, KAL Lembar 2 milik TNI AL membawa 35 penumpang, kapal yacht besar mengevakuasi 50 orang, sedangkan kapal yacht kecil membawa tiga penumpang selamat dan satu korban meninggal dunia.

Hingga Rabu siang pukul 14.00 WITA, KMP Putri Yasmin dilaporkan masih berada di laut dalam kondisi terbakar. Kapal juga mengalami kemiringan sekitar lima derajat, tetapi belum tenggelam.

Tim SAR masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal. Pencarian dilakukan melalui jalur laut dan udara.

“Kami tetap melakukan pola pencarian sesuai laporan masyarakat. Penyisiran laut dikerahkan menggunakan armada milik Kantor SAR Denpasar, sedangkan pantauan udara dibantu oleh helikopter SGI. Hingga saat ini, pemantauan visual belum menemukan tanda-tanda korban lain di laut,” kata Hariyadi.

Basarnas belum memastikan jumlah keseluruhan penumpang KMP Putri Yasmin. Petugas masih melakukan pencocokan data manifes dengan pihak manajemen kapal untuk memastikan seluruh penumpang telah teridentifikasi dan dievakuasi.

Hal serupa dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Basarnas masih berkoordinasi dengan pihak terkait sembari melanjutkan operasi pencarian dan pemantauan di sekitar lokasi.

Sementara itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Lembar membenarkan adanya warga negara asing dalam insiden tersebut.

“Iya ada WNA juga,” ujar Syamsul Rizal.

Operasi SAR hingga kini masih berlangsung untuk memastikan seluruh penumpang KMP Putri Yasmin terdata dan tidak ada korban lain yang masih berada di laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *