BUDAYA DAN PARIWISATAEKONOMI DAN BISNISNTBTERKINI

Pemprov NTB Siapkan Strategi Terpadu Sambut MotoGP Mandalika 2026, Fokus pada Akses, Harga, dan Pengalaman Wisatawan

MATARAM, NARASIMEDIA.NET – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan strategi menyeluruh untuk menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Tidak hanya mengandalkan promosi tiket, Pemprov juga memperkuat konektivitas transportasi, mendorong harga akomodasi yang kompetitif, hingga membangun pengalaman berwisata yang lebih nyaman agar ajang balap dunia tersebut memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan, penyelenggaraan MotoGP tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Menurutnya, keberhasilan MotoGP tidak hanya diukur dari ramainya tribun penonton, tetapi juga dari besarnya manfaat ekonomi yang dirasakan sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, hingga pelaku ekonomi kreatif.

“Harapannya MotoGP ke depan semakin baik, semakin berkesan bagi pengunjung, dan memberikan dampak yang lebih inklusif bagi NTB,” ujar Aulia, Kamis, 23/7/2026.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah bersama penyelenggara menghadirkan berbagai program promosi tiket. Setelah promo nasional dengan potongan harga hingga 50 persen mendapat respons positif, kini masyarakat masih dapat memanfaatkan diskon sebesar 30 persen. Sementara itu, masyarakat NTB sebelumnya juga memperoleh kesempatan membeli tiket dengan potongan harga 50 persen melalui program khusus.

Menurut Aulia, penjualan tiket yang dimulai lebih awal menjadi keuntungan tersendiri dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya. Dengan rentang waktu persiapan yang lebih panjang, calon penonton memiliki kesempatan lebih besar untuk merencanakan perjalanan sekaligus memanfaatkan berbagai promo yang tersedia.

“Tahun lalu waktunya sangat mepet, sekitar satu bulan sebelum balapan. Sekarang masa persiapannya lebih panjang, lebih dari empat bulan, sehingga masyarakat punya waktu lebih banyak untuk membeli tiket dan mengatur perjalanan,” katanya.

Selain mendorong penjualan tiket, Pemprov NTB juga gencar memperkuat promosi mengenai kemudahan akses menuju Lombok. Pemerintah ingin menghapus anggapan bahwa perjalanan menuju Mandalika sulit dijangkau. Menjelang MotoGP 2026, konektivitas udara diproyeksikan semakin meningkat, sementara pilihan transportasi laut juga semakin beragam sehingga wisatawan memiliki lebih banyak alternatif perjalanan.

“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat dan para penggemar MotoGP bahwa datang ke Lombok tidak sesulit yang dibayangkan. Ada banyak alternatif transportasi yang bisa dipilih,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemprov NTB turut mengajak pelaku industri perhotelan menjaga daya saing destinasi melalui kebijakan harga yang wajar. Pemerintah berharap tingginya permintaan selama MotoGP tidak dimanfaatkan dengan menaikkan tarif kamar secara berlebihan, karena keberlanjutan citra pariwisata dinilai jauh lebih penting dibanding keuntungan sesaat.

Aulia menegaskan, harga kamar hotel memang dipengaruhi musim, tingkat okupansi, dan permintaan pasar. Namun, keseimbangan antara keuntungan pelaku usaha dan kenyamanan wisatawan tetap harus menjadi perhatian bersama. Ia juga mendorong hotel menghadirkan berbagai inovasi pemasaran, seperti paket bundling, promo menginap, maupun penawaran khusus melalui platform pemesanan digital.

“Jangan terlalu murah karena akan mengurangi potensi pendapatan, tetapi jangan juga terlalu mahal hingga ditinggalkan tamu. Yang terpenting menghadirkan harga yang kompetitif dan menjaga citra pariwisata NTB,” pungkasnya.

Melalui sinergi promosi tiket, penguatan aksesibilitas, serta dukungan sektor akomodasi, Pemprov NTB optimistis MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya mampu menarik lebih banyak penonton, tetapi juga memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism unggulan yang memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *