Perolehan Medali Belum Dirilis Penuh, KONI NTB Utamakan Validitas Data daripada Kecepatan
Mataram, NARASIMEDIA.NET – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) memilih mengedepankan akurasi dalam merilis klasemen perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Langkah itu menyebabkan pembaruan perolehan medali KONI lebih lambat dibandingkan data yang dirilis sejumlah kontingen kabupaten/kota.
Koordinator Bidang Pertandingan KONI NTB menegaskan keterlambatan tersebut bukan disebabkan kendala teknis, melainkan karena setiap hasil pertandingan harus melalui proses verifikasi dan pengesahan sebelum dimasukkan ke dalam klasemen resmi.
“Prinsip kami bukan kecepatan merilis medali, tetapi ketepatan dan akurasi data. Kami tidak akan merilis perolehan medali sebelum hasilnya benar-benar disahkan oleh dewan hakim maupun pimpinan pelaksana cabang olahraga,” ujarnya dalam konferensi pers di Hotel Madani, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini sejumlah hasil pertandingan masih menunggu penyelesaian karena terdapat keberatan maupun sengketa di beberapa cabang olahraga. Kondisi tersebut membuat KONI harus menunda penginputan sebagian medali agar klasemen yang diumumkan tidak berubah setelah proses penyelesaian selesai.
Menurutnya, sejumlah pemerintah kabupaten/kota memang telah lebih dahulu memublikasikan perolehan medali berdasarkan hasil pertandingan di lapangan. Namun, data tersebut belum tentu sama dengan rekapitulasi resmi KONI karena masih menunggu pengesahan.
“Finalnya nanti pasti sama. Perbedaannya hanya soal waktu rilis. Kami memilih memastikan semua data valid terlebih dahulu daripada terburu-buru mengumumkan klasemen,” katanya.
KONI NTB memastikan pembaruan klasemen medali akan terus dilakukan setelah setiap hasil pertandingan memperoleh pengesahan resmi. Dengan mekanisme tersebut, seluruh perolehan medali yang diumumkan diharapkan memiliki kepastian hukum dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai hasil resmi Porprov XII NTB 2026.
Di sisi lain, KONI optimistis seluruh proses verifikasi dapat diselesaikan sebelum penutupan Porprov, sehingga klasemen akhir yang diumumkan benar-benar mencerminkan hasil pertandingan yang sah dan telah melalui seluruh tahapan administrasi maupun teknis.

