NTBTERKINI

Heboh Dugaan Orok Bayi di Pantai Selingkuh, Polisi Pastikan Hanya Isi Perut Ikan

MATARAM, NARASIMEDIA.NET – Warga di kawasan Pantai Selingkuh, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, sempat dihebohkan dengan penemuan sebuah bungkusan yang diduga berisi orok bayi, Minggu (12/7/2026). Dugaan tersebut langsung ditindaklanjuti aparat Polsek Ampenan yang bergerak ke lokasi bersama petugas medis. Hasil pemeriksaan memastikan bungkusan itu hanya berisi isi perut ikan.

Informasi mengenai dugaan penemuan orok bayi pertama kali dilaporkan warga kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket SPKT Polsek Ampenan segera mendatangi lokasi di kawasan pesisir Pantai Selingkuh dengan berkoordinasi bersama petugas Puskesmas Tanjung Karang.

Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan isi bungkusan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat yang sempat resah.

“Setelah diperiksa oleh petugas medis dari Puskesmas Tanjung Karang, ternyata isi bungkusan tersebut hanya berupa isi perut ikan yang diduga sengaja dibungkus untuk kemudian dibuang ke laut,” ujar Ryanto.

Ia menjelaskan, respons cepat dilakukan guna menghindari berkembangnya informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Setelah dipastikan tidak berkaitan dengan tindak pidana, situasi di lokasi kembali kondusif. Polisi bersama petugas kesehatan kemudian memberikan penjelasan kepada warga mengenai hasil pemeriksaan tersebut.

Polsek Ampenan juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Warga diminta segera melaporkan setiap temuan atau kejadian mencurigakan kepada kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Selain itu, masyarakat pesisir diingatkan untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan kawasan pantai.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah pesisir agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” kata Ryanto.

Respons cepat aparat kepolisian bersama petugas kesehatan tersebut berhasil memastikan informasi yang beredar di masyarakat sekaligus meredam keresahan akibat dugaan penemuan bungkusan berisi orok bayi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *