NTBTERKINI

Terkendala Biaya Hidup Di Lokasi Rujukan RSUD NTB, Pasien Hidrosefalus Asal Pujut Dirawat Kembali di RS Mandalika

Lombok Tengah, NARASIMEDIA.NET – Nur Azizah, 11 tahun, warga Dusun Bun Tereng, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, akhirnya dipulangkan dari RSUD Provinsi NTB dan kembali dirawat di RS Mandalika. Keputusan itu diambil setelah keluarga pasien kesulitan menanggung biaya hidup selama mendampingi pengobatan di rumah sakit rujukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, dr. Mamang Bagiansah, mengatakan Nur Azizah kini telah kembali dirawat di rumah sakit yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

“Kita sudah rawat kembali adik Nike di RS Mandalika yang dekat dari rumah,” kata Mamang.

Baca Juga : Koordinator SPPG Lotim Tindaklanjuti Keluhan Relawan Dapur MBG Jero Gunung soal Sikap Kepala SPPG

Ia mengatakan pemerintah daerah akan terus memantau kondisi pasien, termasuk pemulihan status gizinya. “Kita doakan sama-sama agar dapat pulih kembali status gizinya,” ujarnya.

Kasus tersebut turut mendapat perhatian dari Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah. Didampingi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), Nursiah memimpin langsung penyaluran bantuan kepada keluarga Nur Azizah di Desa Kawo.

Penyaluran bantuan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, serta pemerintah desa setempat. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Sosial, H. Masnun, bersama Kepala Desa Kawo.

Nursiah mengatakan pemerintah daerah berupaya memastikan kelompok rentan memperoleh penanganan yang memadai.

“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan penanganan khusus,” katanya.

Nur Azizah diketahui berasal dari keluarga kurang mampu. Ia tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan dan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan. Pemerintah daerah menyatakan intervensi yang diberikan tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi akan dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Mamang, pendampingan medis akan terus dilakukan melalui layanan kesehatan yang tersedia. “Pendampingan medis akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi anak tetap terkontrol,” ujarnya.

Baca Juga : Percepat Perbaikan Jalan, Gubernur NTB Bentuk Tim Reaksi Cepat

Sementara itu, H. Masnun mengatakan dukungan sosial bagi keluarga pasien akan diperkuat melalui berbagai program perlindungan sosial agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam kunjungan itu, pemerintah daerah menyalurkan bantuan berupa paket sembako, nutrisi tambahan, kasur, selimut, serta bantuan ayam petelur untuk mendukung kebutuhan dan perekonomian keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *