Saat Salat Id, Wali Kota Bima Umumkan RSUD Baru dan Penguatan Layanan Kanker hingga Jantung
Kota Bima, NARASIMEDIA.NET – Wali Kota Bima, H. A. Rahman, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat saat menyampaikan sambutan pada Salat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).
Dalam pidatonya, Rahman mengungkapkan Pemerintah Kota Bima tengah mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur.
Ia menyebut, dalam waktu dekat pemerintah akan memindahkan layanan dari RSUD lama ke gedung baru guna menghadirkan pelayanan yang lebih optimal, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.
“Pemindahan layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.
Ke depan, RSUD Kota Bima diproyeksikan menjadi pusat layanan KJSU dan KIA, yang mencakup penanganan penyakit prioritas seperti kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak. Program ini merupakan bagian dari prioritas nasional Kementerian Kesehatan.
Menurut Rahman, penguatan fasilitas dan dukungan pemerintah pusat diharapkan mampu menekan angka rujukan pasien ke luar daerah, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat dan lengkap di Kota Bima.
Meski demikian, ia mengakui keterbatasan fiskal daerah masih menjadi tantangan dalam pembangunan sektor kesehatan dan infrastruktur lainnya.
Karena itu, Rahman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendorong kemajuan daerah, mulai dari pelaku usaha hingga generasi muda.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk memperkuat ekonomi dan pembangunan daerah,” katanya.
Selain isu pembangunan, Rahman juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, dan kenakalan remaja.
Ia menekankan pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memberikan pembinaan moral, termasuk mendorong masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
“Ruang digital jangan dipenuhi hal-hal yang tidak produktif. Mari gunakan untuk hal yang bermanfaat dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Rahman menambahkan, momentum Idul Fitri harus menjadi pengingat pentingnya persatuan dan gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Dengan kebersamaan dan kerja kolektif, Kota Bima akan mampu menghadapi tantangan dan melangkah ke arah yang lebih baik,” ucapnya.
Ia menutup sambutan dengan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kota Bima.

