HEADLINENTBTERKINI

Kasus Gigitan Anjing di Kempo, Petugas Lakukan Uji Laboratorium Rabies

Dompu, NARASIMEDIA.NET – UPTD Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Kempo bergerak cepat menangani dugaan kasus rabies menyusul laporan gigitan hewan penular rabies (HPR) terhadap dua warga Dusun Wodi, Desa Soro.

“Begitu menerima laporan, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, termasuk pengambilan sampel otak pada hewan yang diduga terjangkit rabies untuk pemeriksaan laboratorium,” kata Kepala UPTD Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Kempo, Abdul Haris, S.Pt., Rabu (28/1/2026).

Baca Juga : LMND NTB Kritik Tata Kelola Bank NTB Syariah Usai Temuan BPK

Insiden gigitan anjing tersebut menimpa dua warga setempat, masing-masing Safiah Jahari (60) dan Irmansyah (37). Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Rabu dini hari sekitar waktu subuh.

Selain tindakan teknis, petugas juga melakukan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada korban dan masyarakat sekitar. “Kami memberikan edukasi terkait bahaya rabies, penanganan awal pascagigitan, serta pentingnya segera mendapatkan layanan medis di fasilitas kesehatan,” ujar Abdul Haris.

Baca Juga : Dugaan Suap USD 13 Ribu Per Senator, FKM-SH Demo Kantor DPD NTB Desak KPK Tetapkan Tersangka

Ia menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan rabies. “Kami mengimbau warga agar waspada terhadap hewan yang menunjukkan perilaku agresif atau tidak normal dan segera melaporkan apabila terjadi kasus gigitan hewan yang diduga sebagai penular rabies,” katanya.

Penyampaian materi KIE di lapangan dilakukan oleh drh. Indra Gunawan bersama tim UPTD Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Kempo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *