Distribusi Batu Bara PLTU Cemari Pemukiman, Debu Hitam Penuhi Rumah Masyarakat Sambalia Lombok Timur
Lombok Timur, NARASIMEDIA.NET — Warga di Kecamatan Sambalia, Kabupaten Lombok Timur, menyuarakan keluhan atas dampak buruk yang ditimbulkan dari aktivitas distribusi batu bara menuju Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah tersebut. Mereka menilai, debu batu bara yang beterbangan telah mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat di sekitar area pemukiman.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, sejak proyek PLTU itu berdiri, kehidupan warga di sekitar lokasi menjadi tidak nyaman. “Kami sebagai masyarakat, khususnya di sekitar area PLTU, merasa tidak nyaman dengan dampak batu bara. Debunya masuk ke rumah, menempel di perabot, bahkan mengganggu pernapasan anak-anak,” ujarnya dengan nada kecewa.
Baca Juga : Penumpang Ungkap Dugaan Kesengajaan di Balik Antrean Panjang Pelabuhan Poto Tano
Menurut warga, distribusi batu bara yang dilakukan menimbulkan debu hitam pekat di sepanjang jalur pengangkutan. Kondisi ini diperparah oleh kurangnya tindakan pencegahan dari pihak perusahaan maupun instansi terkait.
“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jangan sampai persoalan ini terus dibiarkan. Kami ingin ada solusi nyata agar kami bisa hidup dengan tenang tanpa takut dampak kesehatan dari batu bara,” tambahnya.
Baca Juga : LBH Komnas HAM Desak DPRD NTB Panggil BKD Soal Pengangkatan Kadis DPMPTSP Eks Napi
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLTU maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Timur belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga Sambalia tersebut. (red)

