Langka! Satu satunya di Indonesia, hanya ada dua di dunia
Narasimedia.net || Cukup ramai dibicarakan dan dibahas di situs reddit dan Answer.com terkait keberadaan air terjun air Asin di dunia. Dan banyak partisipan yang menyebut Iran memiliki Potash waterfall yang diyakini sebagai satu satunya air terjun asin di dunia.
Sebentar dulu, Air terjun Potash yang terletak di perbatasan antara Khor dan Biabank tersebut terbentuk dari ombak pantai yang secara konsisten menghempas sebuah bukit karang di depannya dan kemudian mengalir sebagai air terjun.

Jika demikian, maka Iran bukanlah satu satunya pemilik air terjun Asin, Indonesia juga punya satu. Namanya air terjun Nambung (Nambung Salt falls) di Dusun Nambung, Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya, Kab. LombokTengah.
Sama halnya dengan air terjun Potash di Iran yang terbentuk dari hempasan ombak yang menerjang bukit karang, maka demikian pula proses terbentuknya air terjun Nambung. Terjangan ombak yang keras dari arah Pantai Torok melewati bukit karang lalu terhempas jatuh ke sebuah kolaman di balik bukit batu tersebut.
Baca Juga : Artikel Terkait
Meskipun demikian, ukuran air terjun nambung jauh lebih pendek dibandingkan air terjun Potash yang memiliki ketinggian mencapai 25 meter. Akan tetapi statusnya tetaplah sama, yaitu air terjun air asin. Jadi fix ya, Indonesia dan Iran adalah hanya dua negara di dunia yang memiliki air terjun air asin atau salt waterfall.

Dulu, untuk mencapai air terjun Nambung membutuhkan effort ekstra karena harus melalui jalanan kecil penuh tanjakan dan tikungan tajam dari Batu Jangkih sampai ke lokasi. Namun seiring maraknya pengembangan hotel dan villa mewah di kawasan pantai Torok, akses jalan juga sudah sangat baik dan bisa melalui Selong Belanak yang berjarak sekitar 30 menit perjalanan berkendara. Buat yang kebetulan menginap di hotel seputaran pantai Torok, selamat lokasi ini berada persis di balik bukit di sisi kanan Anda.
Pada kunjungan terakhir kami belum tersedia lokasi parkir, jadi kami menitipkan kendaraan di rumah warga dengan membayar 5000 rupiah untuk sepeda motor dan 10.000 untuk mobil. Dari lokasi parkiran, kita masih perlu menyusuri pantai pasir putih Nambung menuju Bukit Tanjung Jagog. Air terjun nambung berada persis di ujungnya.
Buat pecinta fotografi dan semi-petualangan, spot ini sangat di rekomendasikan. Akan tetapi mohon untuk selalu waspada jika ombak besar sewaktu waktu datang menyambar. Sangat tidak disarankan untuk berenang atau mandi.
Pada saat berkunjung, kami melihat banyak yang nekat mandi di kolaman tersebut, dan menurut kami hal itu sangat tidak bijaksana. Selain mendapatkan air dari hempasan air terjun, kolaman tersebut memiliki celah keluar masuk arus di sisi kanannya. Jika ombak datang bersamaan dari balik bukit dan juga dari sisi kanan, tentunya akan sangat berbahaya. Mohon untuk selalu mengutamakan keselamatan.
Sebagai alternatif, pengunjung bisa mandi di pantai Nambung yang memiliki garis pantai yang cukup panjang dan menyambung dengan pantai Pengantap. Pantainya juga sangat bersih dengan pasir putih dan air biru toska. Di depannya terdapat sebuah gili pasir (sand bar) bernama Monjong Biras yang hanya bisa dikases pada saat air surut atau dengan menggunakan perahu.
// Pewarta : Adit R. Alfath || Lombok Friendly

